INFO BENUA.ID, BONTANG – Bakhtiar Wakkan (BW) Anggota Komisi II DPRD Bontang menilai pelayanan Pemerintah Kota Bontang kurang maksimal dalam menjalankan tugas. Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran, kapasitas kerja dengan jumlah personil di OPD yang bertugas kurang.
Sehingga kata dia, beberapa kendala dipusat kota kurang perhatian, ia mencontohkan, lampu penerangan jalan mati disejumlah titik yang ada di Kota Bontang kurang perhatian.
“Boleh jadi karena tugas yang menumpuk dan personelnya yang kurang, sehingga OPD tidak bisa fokus mengerjakan semua. Namun, beberapa masih ada yang diperhatikan yang lain diabaikan seperti penerangan jalan umum (PJU),” ujarnya, Jumat (15/10/2021).
Kata dia, sepanjang jalan Cipto Mangunkusumo dan jalan Jendral Ahmad Yani beberapa lampu mati, padahal tempat tersebut merupakan pusat kota dan ramai dilalui pengendara. Sehingga, menurutnya berbahaya bagi pengendara yang melintas.
“Kalau ada apa-apa akibat lampu jalan padam, siapa mau tanggung jawab? Masalahnya ini sering terjadi, jadi harus disikapi serius soal lampu penerangan jalan ini,” sebutnya.
Ia mengusulkan, pemerintah membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) Penerangan. Menurutnya pembentukan UPT tersebut meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sehingga lebih responsif ketika menerima aduan dari masyarakat, selain itu, UPT dapat memastikan kondisi lampu yang mesti diganti dan masih dalam perawatan.
“Walau saya pikir UPT ini mestinya di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), tapi terserah di bawah OPD mana saja. Terpenting, UPT Penerangan ini terbentuk,” tutupnya.
Penulis : HRM.






















Users Today : 5
Users Yesterday : 4
Total Users : 31956
Total views : 123028
Who's Online : 1