INFOBENUA, SAMARINDA – Makmur HAPK, akan digantikan oleh Hasanuddin Mas’ud menjadi Ketua DPRD Provinsi Kaltim. Hal ini mendapat tanggapan tegas dari makmur.
Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan bahwa pihaknya belum berkomunikasi, bbahka hingga saat ini belum dipanggil.
“Jika ada kekurangan selama menjabat apa itu?,” tanya makmur kembali menanyakan apa masalah hingga dirinya digantikan.
Dirinya menjelaskan bahwa seorang kader itu harus menyadari, bahwa organisasi yang baik itu harus memberikan penjelasan atas apa yang dibijaki.
“Ada aturan-aturan yang artinya usulan dari partai golkar bisa ditolak oleh praksi-praksi,” benernya.
Ditambahkannya, tapi ia belum ada berkomunikasi dan belum bisa berkomentar banyak.
“Sebagai bagian dari warga partai golkar, semua berhak menyampaikan sesuatu yang lebih tinggi serta lebih kompeten usulan diterima atau tidak bukan urusan saya. Terpenting sudah menyampaikan apa adanya, bahwa ingin memberikan pembelajaran yang baik pada generasi kedepan,” paparnya
Kemudian Makmur menyampaikan bahwa sangat bangga dan luar biasa bisa berada di lingkup partai. Saya hanya diminta mengabdikan diri, saya sendiri tidak ingin menjadi calon anggota DPRD.
“Mengenai masalah tawaran dari partai lain bliau tidak bisa berkomentar, karena hanya ingin menyelesaikan masalah-masalah internal dan juga menjaga ukhuwah partai juga sebenarnya,” ujarnya
Disinggung mengenai nota keuangan ada beberapa catatan yang harus di selesaikan. Haraapnnya sudah jelas DPRD itu. Seperti ada masa 60 hari tentang laporan keuangan yang penyalahgunaan itu sebanarnya antara lain tertib administrasi dan aset tidak salah saji kalau sudah begitu bukannya tidak ada penyalahgunaan tidak ada kekeliruan, tentu ada dong. “tetapi sebelum itu formatnya sudah benar dan jangan sampai ada asetnya tidak tercatat,” tutupnya. (*dc).






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120227
Who's Online : 1