InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Januari 2021 Belajar Tatap Muka akan Dimulai, Puji Setyowati Minta Ada Kajian yang Jelas Terkait Pandemi Covid-19

by Redaksi Utara
November 30, 2020
in Advetorial, Kaltim, Warta Parlementeria
Reading Time: 3 mins read
Januari 2021 Belajar Tatap Muka akan Dimulai, Puji Setyowati Minta Ada Kajian yang Jelas Terkait Pandemi Covid-19
Bagikan
Views Count: 1

Samarinda, Infobenua – Rencana pembelajaran tatap muka langsung akan digelar pada Januari 2021 mendatang, dan hal itu sudah mendapat lampu hijau dari Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).
Sementara itu di Kaltim sendiri, Komisi IV DPRD Kaltim menilai masih perlu adanya kajian secara nyata terkait kondisi di lapangan.

Dikatakan Puji Setyowati, anggota Komisi IV bahwa tidak mutlak pada Januari nanti ditetapkan tatap muka secara langsung. Seandainya tetap memberlakukan tatap muka, dia menegaskan harus ada kajian yang nyata. Terlebih lagi soal perkembangan tren Covid-19 hari ini mulai Desember nanti. Harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Perlu ditekanjan di sini, persiapan itu tidak hanya di sekolah. Tapi juga orangtua siswa dan siswa sendiri. Jangan sampai tanpa pengkajian yang jelas dan nyata dengan kondisi saat ini, justru akan terjadi klaster baru,” tukas Puji saat ditemui awak media pada Senin (30/11/2020).

Komisi IV juga prihatin terhadap kecenderungan anak-anak yang mulai jenuh karena terlalu lama belajar dengan cara jarak jauh. Berpengaruh besar terhadap psikis anak. Bahkan orangtua. Namun dalam rangka tatap muka yang direncanakan Januari nanti, tetap akan mengacu pada pendapat akhir dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di masing-masing kabupaten dan kota terkait tepat atau tidaknya dimulai pembelajaran tatap muka.

“Saat ini trennya masih naik. Belum lagi nanti ada liburan tahun baru dan Natal. Sebab kemarin pada saat libur lebaran, itu naiknya luar biasa. Jangan sampai jadi tren lagi. Tapi untuk persiapan tatap muka sudah dimulai dari sekarang di seluruh Kaltim,” jelas Puji.

Seluruh komponen yang ada di sekolah harus mengacu pada protokol kesehatan. Termasuk pembekalan kepada orangtua agar bisa dengan tepat mempersiapkan anak-anaknya sebelum berangkat ke sekolah. Kemudian, siswa juga diberikan edukasi saat keluar rumah. Contohnya seperti penggunaan masker yang benar, cuci tangan, bermain, dan menyentuh barang. Menurut Puji, hal tersebut perlu waktu dan proses yang baik.

Tempo hari, Komisi IV juga ada bertemu dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kaltim. Kala itu, ada pembahasan mengenai pengkajian bahwa anak-anak mulai jenuh dan berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Sebab tak sekadar edukasi namun ada stimulus-stimulus seperti tatapan muka, tatapan mata, dan sentuhan tangan jadi edukasi yang tepat. Sementara, saat ini siswa tak mendapatkan itu.

“Sehingga melalui IDAI Kaltim, para guru diimbau untuk bisa membuat cerita atau permainan yang tetap merangsang saraf-saraf motorik melalui media yang ada,” tambah Puji.

Menurut Puji, berbicara soal sosialisasi di sekolah, dia menyebut akan tetap dilakukan. Namun tetap tak bisa mengerahkan banyak orang dalam satu waktu yang bersamaan. Sehingga pemberitaan melalui media massa juga dianggap efektif agar bisa diakses seluruh masyarakat, khususnya para guru dan orangtua atau wali murid.

“Pembelajaran tatap muka itu boleh kalau memang kondisi tren Covid-19 sudah tidak naik lagi. Jika ada kabupaten kota yang akhirnya tidak jadi menggelar pembelajaran tatap muka, tidak ada sanksi. Kami tidak menghendaki itu sebagai sanksi. Sebab ini berhubungan dengan kesehatan anak didik,” kata Puji menegaskan.

Adapun tata letak kelas ketika kembali ke sekolah hendaknya juga perlu diperhatikan. Misalnya selama ini 1 kelas diisi 30 siswa, maka harus dikurangi menjadi 15 siswa saja dan dibagi ke dalam beberapa hari. Hal tersebut perlu dipersiapkan sekolah karena berkaitan erat dengan kapasitas ruang kelas. Nantinya mesti tak semua secara serentak melakukan hal yang sama. Pasti melihat sekolah-sekolah yang memenuhi kriteria. Misalnya seluruh rombongan kelas (rombel) masuk pada pagi hari.

Ke depan, Komisi IV akan terus ke lapangan demi memberikan edukasi dan mencontohkan simulasi mulai siswa tiba di sekolah hingga pulang. Termasuk soal bekal makanan yang wajib dibawa siswa. Mereka harus membawa bekal sendiri. #

– Reporter: Kka
– Editor: Ades

 

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Pada Belajar Tatap Muka

Next Post

DPRD dan Pemprov Kaltim Bahas KUA-PPAS APBD 2021

Next Post
DPRD dan Pemprov Kaltim Bahas KUA-PPAS APBD 2021

DPRD dan Pemprov Kaltim Bahas KUA-PPAS APBD 2021

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

031935
Users Today : 1
Users Yesterday : 7
Total Users : 31834
Total views : 117893
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.95
Server Time : 2026-04-24

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com