Irianto Minta Pendemo Lihat Nasib Pekerja Tambang
TARAKAN, Info Benua - Aksi demonstrasi memprotes salah satu perusahaan yang diduga mencemari sungai di Malinau oleh Jaringan Advokasi Tambang...
Read moreTARAKAN, Info Benua - Aksi demonstrasi memprotes salah satu perusahaan yang diduga mencemari sungai di Malinau oleh Jaringan Advokasi Tambang...
Read moreInfo Benua - Rapat koordinasi keprotokolan se- Kaltara Tahun 2017 yang digelar di Royal Crown Tarakan, secara resmi dibuka oleh...
Read moreInfo Benua - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie berkesempatan membeberkan sejarah hingga potensi Kaltara di Amerika Serikat...
Read moreSAMARINDA, Info Benua - Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang Dr Ir Siti Munifah, menilai Gubernur Kaltara Dr H...
Read moreSetiap partai politik calon peserta pemilu nasional 2019, diwajibkan memiliki kepengurusan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Hal itu ditetapkan oleh...
Read moreBULUNGAN, Info Benua - Sejak Indonesia merdeka, Kabupaten Bulungan belum pernah dikunjung Presiden RI. Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, kunjungan Presiden...
Read moreSAMARINDA, Info benua - Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Kalimantan Timur mengusung pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai...
Read moreJAKARTA, Info Benua - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi UI Gabungan dari BEM FMIPA U1, BEM FIK dan juga BEM FIA UI melaksanakan aksi didepan Gedung DPR RI, Kamis (28/9). Mereka menuntut pemerintah agar Setya Novanyo selaku Ketua DPR RI agar segera di turunkan dari Kursi anggota DPR RI. Skandal kepemimpinannya karena terlibat Skandal Korupsi e-Ktp dan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, dianggap merusak citra buruk bangsa. Dikatakan Ketua Aliansi UI Beraksi, Zaadit Taqwa menegaskan Kasus e-KTP yang disebut sebagai kasus mega korupsi di Indonesia dengan jelas merugikan negara. Dari total anggaran sebesar 5.9 Triliun, sekitar 2,7 Triliun di korupsi. KPK sebagai lembaga yang berwenang dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus e-KTP. “Meski sudah ditetapkan tersangka, tapi ada tersangka yang belum ditahan. Padahal yang bersangkutan diduga menerima aliran dana e-KTP sebesar 574 Miliar,” ungkapnya. Dijelaskan dia, tersangka tersebut adalah Setya Novanto, yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPR RI 2014-2019. Untuk itu, pihaknya meminta agar Setya Novanto dapat terciduk dan segera dipenjarakan. “Sebagai tersangka sudah sepatutnya ia ditahan untuk menjalani proses hukum yang berlaku agar penuntasan kasus e-KTP dapat terselesaikan,” tegasnya. Dalam aksi yang dilakukan, Aliansi UI juga membawa sebuah Kursi Roda yang digunakan untuk menjemput Setya Novanto yang informasinya sedang terbaring sakit di salah satu Rumah Sakit Swasta di Jakarta. (AKURAT)
Read moreSAMARINDA, Info Benua - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Selasa (26/9/2017)....
Read moreKALIMANTAN UTARA, Info Benua - Kalimantan Utara (Kaltara) kembali dilirik investor asing. Kali ini dari China dan Korea, keduanya dikabarkan berminat...
Read more