SAMARINDA, Info Benua – Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang Dr Ir Siti Munifah, menilai Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie telah menjawab tugas Presiden dengan terus membangun sumberdaya manusia dari wilayah pinggiran.
Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kaltara terus berupaya membangun SDM yang tangguh dan berdaya saing. Munifah menyebutkan sebanyak 18 mahasiswa baru STPP Malang tahun ini berasal dari Kaltara.
“Jika diberi kesempatan, seluruh anak bangsa dari mana pun berada, bisa menjadi putra-putri terbaik,” ujarnya, belum lama ini.
Munifah menjelaskan bahwa STPP Malang memiliki sarana dan prasarana terluas di antara kampus serupa di tempat lain. Untuk diketahui, selain Malang, STPP terdapat di lima daerah yaitu Medan, Bogor, Magelang, Gowa, dan Manokwari.
Memiliki lahan seluas 138 hektare, STPP Malang didukung dengan fasilitas yang memadai. Kendati demikian, sebagaimana tujuan pendidikan vokasi, lanjut Munifah, STPP Malang juga bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra dalam perkuliahan berbasis teaching factory.
Munifah juga menyampaikan, hingga kini jumlah tenaga pengajar sebanyak 55 orang, meliputi 46 dosen organik dan selebihnya calon dosen tetap. “Kualifikasi pendidikan dosen S-3 paling banyak dibanding yang lain. Ini menjadi faktor pendukung dalam penyelenggaraan pendidikan di STPP,” ujarnya.
Dengan dikirimnya putra daerah ke STPP Malang, kata dia, harapan Gubernur Kaltara untuk pengembangan SDM pertanian dapat terwujud dengan baik. Karena itu, dia berharap dengan kehadiran Gubernur ke kampus STPP Malang, semakin yakin dalam membangun SDM. (Hms)






















Users Today : 1
Users Yesterday : 6
Total Users : 31888
Total views : 119647
Who's Online : 1