INFOBENUA.id – SAMARINDA – Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa (IKBM) Kaubun soroti rusaknya infrastruktur jalan di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar.
Hal ini diungkapkan Ketua IKBM Kaubun Muhammad Hasbi Mo’a menindaklanjuti banyaknya jalanan umum jalur provinsi yang menghubungkan antar kabupaten/kota di utara Kaltim itu yang rusak.
“Kami itu hanya makan debu aja hari-hari,” kata Hasbi sapaannya.
Ia meminta kepada Pemprov agar jalanan tersebut dapat segera diperbaiki, sebab kondisinua saat ini sudah sangat parah. Bahkan, ketika memasuki musim hujan jalanan penuh lumpur dan juga licin, sedangkan saat musim kemarau justru berdebu layaknya butiran pasir yang beterbangan.
“Debu ini pastinya berdampak pada para pelaku usaha rumah makan dan lainnya di sekitar,” ucapnya.
Menurutnya, meski jalanan tersebut merupakan kewenangan dari Pemprov, namun semestinya pemkab Kutim peelu juga untuk memperhatikannya. Sebab, peran komunikasi dan koordinasi antar pemda ini harus tetap jalan.
Karena jika melihat dari fungsi, keduanya memiliki tanggung jawab yang sama yaitu pembangunan daerah. “Sehingga kegiatan mobilatas masyarakat bisa berjalan seyogianya,” imbuh Hasbi.
Dewan Pembina IKBM Yohanes Richardo Nanga Wara mengatakan pemerintah mesti bertanggungjawab melakukan perbaikan dengan rusaknya jalanan yang ada ini. Sebab, Kaubun merupakan kawasan yang berada di tengah perusahaan pertambangan batubara dan perkebunan sawit. Sehingga, infrastruktur perlu untuk menjadi prioritas.
“Jika lambat untuk memperbaiki jangan salahkan jika ada perlawanan dari rakyat,” ungkap Richardo.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kaltim asal daerah pemilihan (Dapil) VI meliputi Bontang-Kutim-Berau, M Udin mengungkapkan memang benar hampir semua jalan yang ada di Kutim tidak bagus. Namun, perlu diketahui bahwa tidak hanya Kaubun saja yang mengalami kerusahan dan membutuhkan perhatian. Secara umum bahkan menyangkut keseluruhan di Kutim.
“Kami akan terus perjuangkan daerah-daerah yang belum tersentuh infrastruktur jalan. Tidak hanya disitu, tapi daerah lain jalan di Kutim, dan Berau yang masih banyak belum tersentuh pembangunan yang merata,” tuturnya.
“Saya pribadi dari Anggota Fraksi Golkar yang berasal dari dapil VI, akan perjuangkan dan koordinasikan terus kepada kepala daerah yang terkait. Apa yang menjadi aspirasi akan kita perjuangkan,” tambah Udin.
Ia pun berharap dari dua belas anggota DPRD asal dapil VI dapat maksimal berkontribusi untuk memperbaiki dan memperjuangkan infrastruktur jalan di asal dapilnya.(ka)






















Users Today : 2
Users Yesterday : 1
Total Users : 32089
Total views : 130100
Who's Online : 1