Bontang, Infobenua — Terjadi perselisihan kerja antara PT D&C Engineering dan CV Cahaya Mandiri. Dimana dalam surat pernyataan yang dibuatnya PT D&C Engineering akan melakukan pembayaran invoice kepada CV Cahaya Mandiri. Namun, pada kenyataan tidak dan harus sampai ke meja Komisi I DRPD Bontang.
Ahmad Nur selaku perwakilan PT D&C Engineering mengatakan bahwa ada masalah internal yang terjadi di perusahan perihal invoice. , Senin (08/03/2021), siang.
Untuk itu, Ahmad Nur yang diberikan mandat dari Direktur Utama kantor pusat jakarta PT D&C Engineering akan melunasi sisa pembayaran sebelum lebaran Idul Fitri 2021 mendatang.
Sementara, surat legal surat pernyataan pembayaran invoice kepada CV Cahaya Mandiri menuggu paling lambat satu minggu, setelah perjanjian ditandatangani.
“Legal suratnya menunggu dari pusat di Jakarta,” tuturnya.
Irfan menyebutkan, permasalahan yang terjadi dari kedua belah pihak karena PT D&C Engineering belum melakukan sisa pembayarannya kepada CV Cahaya Mandiri selama setahun, terhitung sejak Maret 2020 – Maret 2021 dengan total Rp 513 juta.
“CV Cahaya Mandiri sudah menyelesaikan penanaman rumput jepang, namun tidak mendapat haknya dalam pembayaran,” ungkapnya.
Pihak DPRD pun meminta kepada PT D&C Engineering secepat mungkin membayar sisa pembayarannya. Apabila tidak terealisasi yang sudah disepakati, maka pihak DPRD akan memanggil kembali untuk memintai keterangan alasan itikad itu ditunaikan. *
— Reporter: Jis
— Editor: Ru






















Users Today : 1
Users Yesterday : 4
Total Users : 31963
Total views : 123757
Who's Online : 1