“Tahun 2020 adalah tahun yang sangat berat di mana pandemi Covid-19 yang awalnya merupakan permasalahan kesehatan, secara cepat merambat menjadi pemicu permasalahan ekonomi. Dalam menghadapi pandemi dan dampak yang ditimbulkan, sinergi dari seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan. Dalam hal ini, Satuan Kerja Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah di Kalimantan Utara harus saling bekerja sama sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, untuk memastikan agar APBN tetap mampu mewujudkan Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur,”paparnya.
Ia juga memberi penilaian kerja tim organisasi perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemprov Kaltara.
“Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD secara kapasitas relatif sudah bagus. Dari sinergi pastinya peran pemimpin juga akan sangat besar. Kalau sinergi ini lebih dikedepankan lagi saya yakin akan lebih banyak hal yang bisa diraih oleh Kaltara walaupun saat ini juga banyak juga yang sudah diraih,” sebut Teguh Setyabudi. Keberhasilan yang sudah diraih, harus disikapi wajar.
“Jangan mudah berpuas diri. Sekarang Kaltara terdiri 1 Kota 4 Kabupaten. Penduduknya memang sedikit. Ke depan pasti akan semakin banyak, semakin kompleks,” ujarnya. Makin bertambahnya penduduk dan kemungkinan bertambahnya daerah otonomi baru di Kaltara, Teguh meyakini pelayanan masyarakat harus lebih ditingkatkan.
Oleh karena itu, ia meminta segenap jajaran OPD dan ASN air di Kaltara terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya.
“Karena tuntutan perkembangan masyarakat akan semakin besar, semakin kompleks juga. Juga semakin kualitasnya meningkat. Jadi jangan berpuas diri dengan apa yang sudah diraih sekarang,” ujarnya. (rio/as/adv).























Users Today : 1
Users Yesterday : 3
Total Users : 31827
Total views : 117673
Who's Online : 1