TANJUNG SELOR – Info Benua. Memasuki pertengahan Tahun 2017, DPRD mendesak Pemprov Kaltara untuk bergerak cepat merealisasikan anggaran yang sudah disahkan pada akhir tahun lalu. Sebagaimana yang disampaikan Ketua DPRD Marten Sablon, akhir pekan lalu, sesuai target pemprov, pendapatan Kaltara mencapai Rp2,3 triliun. Untuk mencapai target tersebut, semua lini yang berpotensi untuk pendapatan daerah harus benar-benar dimaksimalkan pada sisa waktu yang ada.
Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus tepat sasaran sebagaimana peruntukannya. RPJMD yang menjadi acuan utama harus dijalankan setiap perangkat daerah yang menjadi pengelola anggaran tersebut.
“Targetnya pendapatan itu harus dicapai, kalau bisa lebih. Namun pemerintah harus memperhatikan semua sektor pendapatan, khususnya dari sisi pajak dan retribusi, termasuk pariwisata,” tegasnya.
Tidak hanya itu, ia mengingatkan agar setiap masukan Dewan selama ini termasuk hasil-hasil reses harus menjadi pertimbangan bagi pemerintah. Dalam membahas RAPBD 2017 lalu, hal-hal tersebut dibahas secara bersama agar potensi daerah yang belum tergali maksimal bisa direalisasikan. Hal ini kembali diingatkan oleh Dewan pada awal tahun lalu dan terus dikawal hingga pertengahan tahun ini agar pemerintah benar-benar fokus melakukan pembangunan.
“Banyak masukan dari kami di dewan, utamanya di sektor pariwisata yang selama ini belum dikelola maksimal. Semoga hal ini bisa lebih baik agar menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Kaltara,” ujar politisi Demokrat ini.
Senada dengan Marten, Anggota Dewan lainnya, Abdur Rahman Rasyid bicara tegas mengenai realisasi APBD 2017. Peraturan Daerah (Perda) RPJMD Kaltara masa berlaku 2016 – 2021 yang sudah disahkan menjadi dasar agar realisasi tersebut lebih terarah.
“Setiap SKPD dan pihak pengguna anggaran lebih maksimal mengelola anggaran yang diprioritaskan terhadap program sesuai dengan RPJMD. Sebagaimana diketahui RPJMD mengacu kepada visi misi Kepala Daereh sehingga harus dikawal dengan benar,” tegasnya.
Menurut Politisi Nasdem ini, target pencapaian realisasi RPJMD dapat ditingkatkan jika pemerintah lebih efektif dan efisien dalam mengelola anggaran, khususnya dalam sisa waktu sekitar lima bulan ke depan. Ia menyebutkan, salah satu yang bakal dibahas pada RAPBD nanti adalah kinerja SKPD dalam mengelola program agar lebih maksimal.
“Kami di Dewan akan terus memberikan fungsi pengawasan saat realisasi APBD nantinya. Saat ini sejumlah masukan kepada pemerintah akan kami sampaikan pula sebelum APBD (perubahan, red) ini disahkan,” tegas Rasyid kepada media ini. (hms/adv/as).






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 119193
Who's Online : 1