Kabar sepinya investor di Pelabuhan Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur (Kutim), ditepis Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin.
Menurutnya, ruas jalan yang belum begitu efektif dimanfaatkan di pelabuhan itu yang masih jadi kendala. Namun jika semua itu diselesaikan dengan baik pasti akan dibenahi, dan menarik investor datang.
“Itu hanya isu soal Pelabuhan MBTK itu sia-sia dan akses jalan masuk yang sulit bukan bentuk suatu kendala. Nanti kalau sudah beres hasilnya efektif,” jelas Ketua Pansus MBTK tersebut.
Saat ini, kata dia, Pelabuhan MBTK dipastikan sudah berprogress baik. Bahkan, belum lama ini, ada tujuh investor yang terdaftar.
“Semua itu ada rekapannya dalam pertanggungjawaban Pansus MBTK, sudah baik progresnya,” kata dia.
Jika dilihat secara profesional, lanjut dia, perhitungan angkut seperti kelapa sawit jika harus melalui Pelabuhan Kariangau Balikpapan pasti menggunakan tarif yang lebih besar dari pada harga jualnya. Namun jika melalui Pelabuhan MBTK, maka harga relatif murah.
“Dibanding Kariangau ya lebih baik pelabuhan MBTK, karena lebih dekat,” katanya.
Saat ini proyek Pelabuhan MBTK menjadi terhambat, karena adanya pandemi Covid-19. “Harus ada perpanjangan waktu kembali, karena sebelumnya kami terganjal Covid19,” pungkasnya.






















Users Today : 2
Users Yesterday : 15
Total Users : 31984
Total views : 124550
Who's Online : 1