Samarinda, Infobenua – Rusman Ya’qub selaku ketua Komisi IV DPRD Kaltim mengatakan bahwa, pendidikan adalah aset terbaik untuk masa depan. Perlu persiapan matang agar hasil yang didapatkan juga maksimal. Khususnya bagi para siswa sekolah yang ke depannya akan menghadapi persaingan sengit di dunia kerja dan industri.
Menurut Rusman Ya’qub, sejauh ini di bidang pendidikan memang tengah memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana. Menurut Rusman, sarana dan prasarana pendidikan di Kaltim terbagi ke dalam beberapa kategori. Mulai yang harus dibangun baru, diperbaiki, dan ada pula yang memang harus diganti. Terutama untuk satuan pendidikan vokasi.
“Saya selalu sampaikan bahwa ke depan, orientasi pendidikan vokasi itu harus dilakukan pengkajian ulang atau reorientasi. Sebab, kita harus sesuaikan dengan segmentasi dan kebutuhan pasar industri,” papar Rusman kepada media ini, Senin (26/10/2020).
Ke depan, Kaltim tidak bisa sekadar memberikan ijazah kelulusan kepada siswa-siswi yang berasal dari sekolah vokasi. Sebab di masa depan, dunia industri justru membutuhkan sertifikasi keahlian. Menurutnya, ijazah tidak laku di pasar industri.
Apalagi persaingan akan semakin sengit dan jumlah pencari kerja yang diprediksi semakin membeludak. Rusman turut menegaskan bahwa semua dunia industri di masa depan akan mengacu pada era digitalisasi yang sedang berkembang dewasa ini.
“Sekarang kan kita sudah masuk yang namanya era 4.0. Semua serba digital, komputerisasi, dan serba otomatis. Oleh sebab itu anak-anak kita ini harus dibekali sertifikasi keahlian. Apapun itu. Sebab ijazah itu tidak laku,” sambung Rusman. #
– reporter: Kka
– editor: Ru






















Users Today : 2
Users Yesterday : 3
Total Users : 31894
Total views : 121125
Who's Online : 1