INFO BENUA.ID, Bontang – Komisi I DPRD Bontang rapat kerja dengan PT D&C Engineering Company dan CV Cahaya Mandiri terkait perselisihan hubungan kerja. Rapat digelar diruang rapat II gedung DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (9/11/2021).
Mewakili CV Cahaya Mandiri Syarifuddin mengatakan, perjanjian kerja dengan PT D&C telah disepakati dan telah ditandatangani oleh masing – masing perusahaan dalam kontrak kerja sejak Maret 2020. Namun, hingga kini belum juga di bayarkan oleh pihak PT D&C.
“Sudah 5 kali ikut proyek disana 4 kali sudah dibayar dan tidak pernah telat, yang terakhir ini sudah mau dua tahun belum juga dibayar,” ujarnya.
Kata dia, pihak perusahaan mempersoalkan harga yang sudah disepakati, padahal harga tersebut sudah ditandatangi didalam kontrak perjanjian kerja.
“Kalau harga dinilai mahal harusnya sebelum adanya kesepakatan,”terangnya.
Menanggapi pernyataan CV Cahaya Mandiri, Ahmad Noor Manajer Humas PT D&C Engineering menyebut pihaknya akan segera melunasi invoice yang telah diajukan oleh CV Cahaya Mandiri.
Kata dia, ada kekeliruan di awal pemberian kontrak kerja kepada CV Cahaya Mandiri. Namun, Ahmad Noor tidak mengetahui persis kejadiannya karena saat itu bukan dia yang bertandatangan.
“Akan kami negosiasikan dengan direktur utama D&C Engineering di Jakarta. Dan akan kami atur terkait sistem pembayarannya,”sebutnya.
Sementara, Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris meminta agar perselisihan hubungan kerja antar perusahaan PT D&C Engineering Company dan CV Cahaya Mandiri segera diselesaikan.
Kata dia, Hubungan kerja antara 2 perusahaan tersebut terkait penyelesaian hak CV Cahaya Mandiri yang belum terbayarkan selama kurang lebih 2 tahun lalu. Yakni PT D&C selaku pemberi pekerjaan dan CV Cahaya Mandiri selaku pelaksana pekerjaan.
“Mereka sudah menyelesaikan kontrak tapi hak mereka belum terbayarkan,” ujarnya.
Abdul Haris menilai, tidak dibayarnya Invoice CV. CM akan mempengaruhi upah para pekerja. Sehingga persoalan ini harus segera diselesaikan.
Bahkan, pihaknya mengancam akan membentuk pansus DPRD terkait tenaga kerja, apabila PT D&C enggan membayar invoice CV Cahaya Mandiri.
“Kita harap segera diselesaikan sebab itu juga demi kesejahteraan karyawan, tapi alhamdulillah PT D&C menyanggupi untuk membayar invoice CV Cahaya Mandiri,”tutupnya.
Penulis : Hrm






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 118681
Who's Online : 1