Infobenua.com.SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengingatkan pemerintah jangan panik dalam membuat kebijakan menghadapi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang kini mulai merebak kembali di Benua Etam. Hal ini dikatakannya menanggapi adanya kabar rancangan kebijakan untuk Work From Home (WFH) dari Gubernur Kaltim.
Menurut Rusman, dalam pembuatan kebijakan seperti WFH harus secara benar-benar dengan kajian yang mendalam. “Jangan justru karena panik berlebihan itu yang dijadikan sebagai dasar kebijakan,” katanya,
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku apabila keselamatan publik telah kembali terancam, maka WFH pun bukan suatu tindakan yang haram. Karena intinya demi keselamatan dan keamanan publik.
Semestinya, kata dia, pemerintah harus betul-betul bekerja keras membangun kesadaran publik, dengan memberi edukasi termasuk para pengusaha agar bersama-sama untuk bertanggung jawab menerapkan protokol kesehatan, ujarnya Pada (17/2/2022).
“Pemerintah seiring dengan turunnya Covid-19, turun juga melakukan sosialisasi. Padahal membangun kesadaran publik itu bukan suatu hal yang gampang. Perlu kontinyuitas, konsistensi menyadarkan ke publik,” kata dia.
“Saya kira perlu pemerintah melakukan razia untuk diefektifkan kembali. Bukan razia sweeping, tapi dibedakan. Jadi pemerintah harus tetap persuasif menggugah kesadaran publik,” tambah Rusman.






















Users Today : 2
Users Yesterday : 3
Total Users : 31894
Total views : 121080
Who's Online : 1