Samarinda, Info Benua — Rapat Paripurna ke- 28 DPRD Provensi Kalimantan Timur (Kaltim ) terkait pandangan umum atas Raperda P APBD perubahan tahun anggaran 2020.
Dalam hal ini, DPRD Kaltim meminta ketegasan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, terutama yang menyangkut Perusda Daerah, bahwa Perusda memang harus dilakukan evaluasi agar menghasilkan sesuai dengan harapan.
Disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Makmur HAPK. Bahwa jika memang Perusda ini tidak dapat memberikan kontribusi dan hanya membebankan kepada Anggaran Pendapatan Daerah (APBD), ya dihentikan saja.
“Tentu kita mengharapkan adanya Perusda yang dapat memberikan manfaat kepada daerah, baik membuka lapangan pekerjaan serta membantu dalam pembangunan Kaltim yang lebih baik,” demikian kata Makmur kepada awak media, Jum’at (18/9/2020).
“Dalam hal ini, jika Perusda tidak mendapat kemanfaatannya. Ya, semua anggota dewan sepakat untuk meminta ketegasan dari Pemprov terkait masalah ini,” sambungnya.
Kemudian Makmur menjelaskan, bahwa sudah satnya Kaltim berbenah. Dengan melihat dan memperhatikan aset- aset yang tidak dirawat dengan baik.
“Sehingga perlu ada, rapat terkait pembahasan penyisihan anggaran pemeliharaan,” ucap Makmur.
“Saya sering melihat bangunan- bangunan yang tidak dirawat, seperti stadion dan itu sangat menyedihkan. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah agar, kedepan bisa dirawat dengan baik. Sehingga kedepan bisa kita kerjasamakan,” pungkasnya. (hd/*).






















Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 32076
Total views : 128170
Who's Online : 1