INFOBENUA, SAMARINDA – Hasil pertemuan rapat komisi III dengan Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) muara semboja, <span;>Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat<span;> (PUPR) , dengan Dinas Perhubungan laut. Untuk membahas penabrakan jembatan dondang.
Disampaikan oleh, Ketua Komisi III Hasanudin Mas’ud. Bahwa hasil rapat adalah semua bertanggungjawab untuk menyelesaikan perbaikan dan akan berkoordinasi dengan komisi III.
“penabrakan yang pertama nilainya kurang lebih 1 mliiyar dan penabrakan yang kedua itu sudah dilakukan evaluasi kurang lebih 3 miliyar 80 juta, semoga semua perbaikan yang dilakukan berjalan dengan lancar,” Ujarnya (4/21).
Namun dirinya menjelaskan permasalahan dalam melakukan pelepasan tapal yang pertama itu tanpa berkoordinasi dengan komisi III selaku yang menangani masalah ini.
“Alhamdulillah untuk kedua ini semoga PUPR tidak melepaskan tapal tanpa ada koordinasi dengan komisi III lagi,” Imbuhnya
Kemudian, politisi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa ada 3 poin penting, dalam rapat tadi yaitu pertama adalah dilakukannya pemasangan CCTV di bwah jembatan. Lalu, kedua dipasang tiang-tiang. Dan ke 3 kita mengusulkan adanya asuransi, supaya apabila ada insiden lagi. Bisa ditangani oleh asuransi.
“Selain masalah pergantian, kita juga akan memberikan efek jera kepada penabrakan jembatan tersebut,” Pungkasnya. “karena biaya APBD, kita minta penanganan maksimal, aset daerah itu diutamakan makax jalur hukumx juga ada jangan hanya pergantian saja setelah itu selesai, ” Tutupnya. (*dc)






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 118995
Who's Online : 1