INFOBENUA, SAMARINDA – Pada tahun 2020 masih banyak yang perlu dibenahi, sehingga pada 2021 semua diusahakan agar diselesaikan. Baik seperti infrastruktur dan lainnya
Disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Agiel Suwarno, bahwa selain bagian infrastruktur ada juga pembangunan mengenai tenaga surya.
“Infrastruktur tenaga surya itu bagus, tapi akan dibangun didaerah yang jauh dari PLN. Jaringan distribusinya jauh sehingga dibutuhkan pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS),” Ujarnya, senin (10/5/2021).
Kemudian dirinya menjelaskan bahwa PLTS ini membutuhkan biaya pembangunan yang besar. Angarannya sekitar 10 – 12 miliar.
“Permasalahannya adalah bagaimana merawat unit-unit yang ada,” Imbuhnya.
“Karena melihat ini teknologi yang baru, sehinga dibutuhkan semacam pelatihan kepada operator-operator yang nantinya mengelola PLTS dimasing-masing desa,” Sambungnya.
Saat ini Pemerintah Provinsi sudah membangun kurang lebih 60 titik, tapi masih belum ada pelatihan selama ini kepada operator. Agiel mengkhawatirkan jika terjadi kerusakan pada alat, lalu tidak cepat ditangani ini akan menjadi masalah.
“Harus adanya pelatihan juga disebabkan PLTS ini menggunakan baterai lithium yang cukup mahal, jadi 10 miliar itu 30% nya untuk baterai. menurut saya bagi daerah yang jauh, untuk kebijakan membangun sumber energi itu salah satu alternatif. Walaupun kita punya juga sumber lain seperti air terjun itu juga bisa dikelola menjadi sumber energi,” Tutupnya (*dc).





















Users Today : 4
Users Yesterday : 5
Total Users : 31951
Total views : 122720
Who's Online : 1