Infobenua.id.Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rofik, Harapkan Perusahaan umum daerah (Perumda) Varia Niaga tak banyak makan APBD Samarinda.
Pergantian nama serta pengesahan Perumda Varia Niaga Samarinda menjadi harapan yang besar bagi peningkatan PAD Kota Samarinda. Hal tersebut pun menjadi cita-cita bagi direksi yang baru, yang telah menjanjikan peningkatan PAD Kota Samarinda.
Hal tersebut pun mendapat respon dri anggota Komisi II. Abdul Rofik menjelaskan, jika pada peraturan daerah (Perda) tentang Perumda Varia Niaga yang di sahkan tersebut, ada beberapa jenis usaha untuk di kembangkan oleh Perumda tersebut nantinya.
Pengelolaan usaha yang nantinya akan di kelola oleh Perumda Varia Niaga tersebut seperti perparkiran, pelabuhan hingga produk-produk baru yang nantinya berpotensi untuk di tingkat dan kembangkan.
Ia berharap, jika perusahaan tersebut nantinya harus menjadi mesin penghasil uang untuk PAD Kota Samarinda, bukan menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tanpa ada kotribusi yang jelas dalam meningkatkan PAD.
“maka dengan Perda ini, kita sedikit sekali dalam mendukung anggaran kepada Perumda, ya karena harusnya perumda itu berkonntribusi kepada pemasukkan daerah, bukan menghabiskan uang APBD,” ucap Rofik.
Politisi PKS tersebut pun mengatakan, jika saat ini laju PAD Kota Samarinda masih lambat dan belum maksimal.
“Kalau dari Walikota menyampaikan, kita memang urgensi dalam hal finansial, ada kegiatan dan program-program yang besar, namun pendapatannya masih tidak meningkat secara signifikan,” lanjutnya.
Di ketahui, tentang Perumda Varia Niaga ini menjadi salah satu perda yang di sahkan bersama & Perda lainnya pada rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Samarinda. Peningkatan PAD dari berbagai sektor memang menjadi sorotan Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Walikota Andi Harun saat ini.
Oleh sebab itu, selain efisiensi dan efektivitas penggunaan APBD yang jeli, Pemkot Samarinda juga perlu gencar mencari peluang peningkatan PAD terutama dari perusahaan daerah yang di miliki.
Maka dari itu, melalui perubahan nama ini sebenarnya, merupakan peleburan dari bisnis-bisnis PDPAU yang dulu disebutkan.
“Maka dengan nama Varia Niaga ini, core bisnisnya tidak hanya di bidangnya pergudangan, namun lebih bervariasi.” Pungkas Abdul Rofik.
Penulis: abi/zul.






















Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 32082
Total views : 129340
Who's Online : 1