INFO BENUA.ID . Samarinda – Belajar dari pengalaman banjir yang langganan merendam sejumlah titik Pemukiman Penduduk di Samarinda, setiap hujan mengguyur kota Tepian, pemerintah Kota bersama DPRD Samarinda tak lelah terus mencari pola agar persoalan banjir dapat dikendalikan dan tak merugikan penduduk.
Komisi III DPRD Samarinda sendiri mengapresiasi langkah Walikota Samarinda Andi Harun yang kini mulai menciptakan rumusan agar “teror” banjir bisa di jinakkan.
Ketua komisi III DPRD kota Samarinda, Angkasa Jaya menyambut gembira Andi Harun yang melakukan kunjungan ke titik waduk resapan air yang diberi nama Polder.
Kunjungan itu dinilai komisi III sebagai keseriusan walikota memikirkan solusi pencegahan banjir yang kian parah di Samarinda
keberadaan Polder itu sendiri dapat bernilai ganda selain sekedar sebagai resapan banjir jika dikelolah dengan baik, yakni akan berpotensi positif terhadap keuntungan kota Samarinda dari sisi ekonomi.
Angkasa Jaya mengurai, Berpandangan lokasi Polder Samarinda menjadi salah satu potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus sebagai media penanggulangan banjir.
Karena menciptakan sarana yang menghasilkan uang. Sehingga dengan peninjauan Wali Kota Samarinda menunjukkan jika polder Air Hitam ini segera akan di tingkatkan fungsi dan kegunannya.
Hadirnya Wali Kota Samarinda, Andi Harun untuk meninjau polder air hitam yakni ingin mengoptimalisasi peran polder sebagai kolam retensi dan pemanfaatan polder untuk meningkatkan PAD Kota Samarinda.
Sebagai informasi, Beberapa pekan lalu Ketua Komisi III, Angkasa Jaya waktu lalu juga telah melakukan peninjauan di kawasan polder air hitam.
Hasil tinjauan Komisi III menyimpulkan, polder air hitam memiliki potensi untuk dijadikan sebagai tempat wisata.
Tak hanya itu, Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut terbilang hidup, pasalnya tiap menjelang sore masyarakat ramai berbondong-bondong berkunjung.
Hal ini ditanggapi oleh Angkasa Jaya, dirinya merasa bersyukur dengan sikap Wali Kota yang merespons aspirasi masyarakat, serta mau berinovasi untuk pembangunan Kota Tepian yang lebih baik. “Kita berharap keberadaan polder bisa sejalan dengan ide yang di usulkan anggota Komisi III DPRD Samarinda,”disambut baik oleh Pemkot dan itu terwujud,” kata Angkasa Jaya di Gedung DPRD, Rabu (3/11/2021).
Angkasa jaya Mengurai polder air hitam bisa multi fungsi, yang pertama sebagai kolam retensi dan yang kedua sebagai tempat wisata karena ia menilai ini adalah peluang bagi Pemkot untuk meningkatkan PAD.
Angkasa menyampaikan bahwa dirinya belum memberikan rekomendasi kepada Pemkot atas hal tersebut, namun ia turut senang dengan sikap Wali Kota yang responsif dalam melihat peluang.
“Perlu kita beri reward dan harus kita support, artinya ketika ada ide yang bersifat bagus maka dia langsung merespon dan juga tanggap, itu luar biasa,”ungkapnya.
Pokitikus PDI-P tersebut mengatakan, apabila polder air hitam dikelola dengan baik dan dijadikan sebagai tempat wisata menurutnya itu bisa menjadi ikon Kota Samarinda nantinya.
“Samarinda itu punya polder, yang dikelola oleh pemerintah daerah dan dijadikan tempat wisata, dan itu bisa jadi pusat perhatian masyarakat dan juga wisatawan, jadi diberi fasilitas untuk wisata keluarga, dan juga wisata kota,” tuturnya.
Penulis”*Anisa























Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 32075
Total views : 127816
Who's Online : 1