Bontang, Infobenua— Pemkot Bontang kembali menerapkan pembatasan jam malam yakni terhitung sejak pukul 22:00-03:00. Namun banyak pihak yang tidak setuju dengan keputusan dari Pjs. Walikota Bontang tersebut, salah satunya Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris.
Agus Haris mengatakan jika kebijakan yang diambil dengan memberlakukan jam malam dirasanya kurang efektif mengingat tidak adanya hal yang mendasari secara kuat sehingga kebijakan tersebut diambil ditambah lagi saat ini pemerintah pusat telah menerapkan pola kehidupan baru.
“Saya secara pribadi tidak setuju dan menolak atas pemberlakuaan jam malam. Saat ini sudah dengan era New Normal. Tolong dilakukan kajian lagi terhadap pemberlakuan jam malam,” ujarnya saat memimpin sebuah rapat kerja. Senin(19/10/2020), pagi.
Katanya, seharusnya pemkot Bontang benar-benar mengkaji ulang prihal diberlakukannya jam malam mengingat aka nada saksi yang diberikan kepada para pelanggar nantinya. Tentunya hal tersebut sangat disayangkan oleh politisi partai Gerindra tersebut.
“ Ekonomi masyarakat sudah sudah saat ini ditambah lagi aka nada saksi, itu memberatkan masyarakt namanya,” cecarnya.
“Apabila diberlakukan kembali jam malam, akan susah mengembalikan perekonomian bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjualan khusus pada malam hari,” tambahnya. #
– Reporter: JIS
– Editor: Ades






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120459
Who's Online : 1