Tanjung Selor, Info Benua — Semenjak resmi dilantik oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kamis lalu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Brigadir Jenderal (Brigjend) Pol Indrajit langsung melakukan gerak cepat. Setelah melakukan kunjungan di Kota Tarakan beberapa waktu lalu, Kapolda kembali melakukan kunjungannya di Ibukota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, di dampingi Wakapolda Kaltara Komisaris Besar (Kombes) Pol Zainal Arifilan Paliwang serta Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio.
Kepada media, Indrajit mengaku bahwa sudah mendapatkan perintah dari Kapolri untuk perhatian serius terhadap Provinsi Kaltara sebagai provinsi perbatasan di Indonesia. Di antara perintah tersebut adalah, mengurangi penyelundupan secara ilegal serta mengurangi peredaran narkoba dan juga terorisme di Provinsi Kaltara ini. “ Memang ada perintah khsusus dari Bapak Kapolri. Karena ini kan daerah perbatasan, tingkat kerawanannya, masalah penyelundupan cukup tinggi. Masalah narkoba, masalah teroris tentu akan menjadi perhatian kita,” katanya, kemarin (18/3).
Untuk masalah peredaran narkoba, kata dia, tidak akan diberikan toleransi bagi para pelakunya. Bahkan, untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba di wilayah Kaltara, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) untuk melakukan upaya-upaya pencegahan peredaran narkoba di kawasan perbatasan. “Kita sudah lakukan koordinasi dengan BNNP dan kita juga sudah melakukan pertemuan. Kita akan kerja sama. Pada prinsipnya bahwa tidak ada toleransi bagi pengedar narkoba maupun penggunanya,” jelas Indrajit, yang pernah menjabat Wakapolda Jawa Tengah.
Saat ini, kata dia, Polda Kaltara masih dalam tahap porses kelengkapan personel dan juga sarana prasarana. Polda Kaltara mempunyai 4 Polres dan 47 Polsek yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Kaltara. Sedangkan untuk kebutuhan personel di jajaran Polda Kaltara membutuhkan sedikitinya 800 personel. Sementara untuk Mapolda Kaltara saat ini, Indrajit mengaku telah mendapat sinyal positif untuk menempati gedung DPRD Bulungan di Kilometer 9 Tanjung Selor sebagai markas sementara.
“Untuk personel, kita bertahap dulu. Kita juga masih sementara melakukan persiapan. Kita lengkapi dulu semua sarana prasarana yang ada, setelah itu baru personelnya,” pungkasnya. (des/roy/adv).























Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31844
Total views : 118388
Who's Online : 1