Foto : Istimewa
SAMARINDA – Khawatir terjadi tumpang tindih data masyarakat, Panitia Khusus (Pansus) Penangganan Covid-19, DPRD Kaltim melakukan pendataan secara teliti.
Meski demikian, Ketua Pansus Hasanuddin Mas’ud, mengatakan pihaknya masih terkendala data yang tidak valid.
“Maaih terkendala data, tapi akan segera diaelesaikan,” kata dia, Kamis Malam (23/4/2020).
Dijelaskan dia, saat ini masih data yang masuk di antaranya dari Dinas Sosial Samarinda, terdata sebanyak 100 KK. Nama yang terdata tersebut akan mendapat bantuan selama 3 bulan yakni April-Juni. “Bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 600 ribu,” katanya.
Dia menambahkan, saat ini gerak Pansus agak terhambat. Karena beberapa masalah. Misalnya ada surat perintah tugas (SPT), namun tidak ada surat perjalanan dinas (SPD). Namun dia memastikan, semua akan rampung di Bulan Mei.
“Ini yang menjadi hambatan kami tidak bisa bergerak. Karena kami hanya diberi waktu 1 bulan sesuai SK. Sementara proses yang dilakukan cukup panjang,” pungkasnya.





















Users Today : 15
Users Yesterday : 2
Total Users : 31982
Total views : 124499
Who's Online : 2