INFOBENUA,SAMARINDA – Rusaknya alam karena maraknya penambangan di Kaltim.
Ditanggapi oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ahmad Samsun bahwa masalah tentang kesadaran kepedulian terhadap lingkungan sudah mulai berkurang.
“Siapa lagi yang peduli kalau bukan kita. Apa yang sudah dilakukan itu merusak alam dan tentunya merugikan orang lain,” tuturnya. (3/21).
“Kalau hukum di dunia saja tidak ditaati mbok ya eleng hukum diakhirat,” ucapnya kemudian.
Ia juga mengatakan bahwa kita tidak hidup selamanya, sebab pasti ada karmanya ada hukum agama yang akan terkena.
“Hukum dunia bisa aja dia langgar bisa kongkalikong katakan lah seperti itu misalnya,” ucapnya
Kemudian samsun menjelaskan memang benar aturan hukumnya sudah sesuai, penegak hukum yang tidak sesuai. Penegak hukum itu siapa sih? ya, penambang tersebut yang melanggar hukum lalu penegaknya tidak menegakkan hukum tersebut, jadilah amburadul.
“Sehingga posisi dewan, tidak punya hak eksekusi permasalahan tersebut. Namun hanya memiliki hak kontrol. Yang berhak menghentikan adalah pihak eksekutif dan dedikatif, selaku penegak hukum,” pungkasnya.
Wartawan: DC






















Users Today : 5
Users Yesterday : 3
Total Users : 31831
Total views : 117815
Who's Online : 1