InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Sultan Aji Muhammad Salehuddin II Wafat, Praboe Anoem Soerya Naik Tahta

by Redaksi Utara
Agustus 6, 2018
in Peristiwa
Reading Time: 5 mins read
Sultan Aji Muhammad Salehuddin II Wafat, Praboe Anoem Soerya Naik Tahta

Sultan semasa hidup bersama Presiden RI Joko SWidodo

Bagikan
Views Count: 1.774

Tenggarong, Info Benua — Kedukaan menyelimuti masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara. Sultan Kutai Kartanagera Ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Salehuddin II telah berpulang sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu (5/8).

Penguasa Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang lahir di Tenggarong, 24 Oktober 1924 tersebut wafat di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang.

“Sekitar pukul 09.30 Wita (kondisinya) sudah melemah, lalu dibawa ke rumah sakit, dan dipastikan jam 10.00 Wita meninggal dunia,” ucap cucu Sultan Aji Muhammad Salehuddin, Raden Dedi kepada wartawan.

Informasi yang dihimpun, jenazah Sultan akan dimakamkan di komplek makam Kesultanan Kutai Kartanegara, samping Museum Mulawarman. “Besok (6/8) dimakamkan, sekitar pukul 09.00 Wita, di makam Kesultanan,” tutur Raden Dedi.

Sultan Kutai Kartanegera Ing Martadipura XX, Sultan Aji Muhammad Salehuddin II meninggalkan istri Ratu Aida, 10 orang anak, 24 cucu dan 12 cicit. Sultan dinobatkan sebagai Sultan Kutai Kartanegara pada 22 September 2001.

Menurut juri bicara Kesultanan, APHK Poeger, sebelum menjalani perawatan di RSUD AM Parikesit, Sultan sempat terjatuh, dan kondisi kesehatan mengalami penurunan. Sultan dirawat selama kurang lebih dua minggu di rumah sakit, namun sempat keluar menghadiri upacara Pesta Adat Erau, beberapa waktu lalu.

Sementara, Adji Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat, Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara menjelaskan, saat Sultan meninggal semua keluarga, mulai anak, cucu, cicit, dan kerabat lainnya mendampingi di RSUD AM Parikesit, kecuali putri tertua Sultan, yang masih berada di Semarang.

“Saat terakhir beliau, semua datang, dan semua keluarga ikhlas,” ujar calon pengganti Sultan, Minggu (5/8).
Sebelum akhir hayatnya, Sultan juga berpesan kepadanya, serta menurunkan titah yang berisi agar tetap melanjutkan Erau, sebagai adat dan budaya yang harus dilestarikan. “Pesan beliau hanya jalankan Erau saja, agar adat itu tidak dihilangkan,” terangnya.

Disinggung terkait gelar Sultan yang akan diemban, Putra Mahkota belum mau berbicara banyak terkait hal itu. Saat ini dirinya masih fokus terhadap prosesi pemakaman. “Hal itu kita tunggu dan serahkan kepada Dewan Adat saja,” ungkap putera ke-2 Sultan itu.

Juru bicara APHK Poeger menambahkan, Adji Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat telah dinobatkan sebagai Putra Mahkota sejak 2002 lalu, dan otomatis akan menjadi Sultan menggantikan sang ayah.

Penetapan maupun pengangkatan Sultan baru dilaksanakan pada September 2018 mendatang, bertepatan dengan hari jadi Tenggarong. “Otomatis jadi pemegang adat, namun tetap akan dilakukan pertemuan dewan adat, dan diputuskan pada September mendatang,” jelasnya.

“Setelah diadakan rapat dewan adat, lalu kita kirim ke Gubernur Kaltim, setelah itu ke Menteri Dalam Negeri untuk disahkan,” tambahnya.

Samping Adji Imbut

Prosesi pemakaman Sultan Kutai Kartanegera Ing Martadipura XX, Sultan Adji Muhammad Salehuddin II akan dilaksanakan Senin (6/8) ini.

Usai jenazah dimandikan sekitar pukul 07.00 Wita di Kedaton Kesultanan, langsung dilakukan prosesi penghormatan, antara lain sambutan dari keluarga, dilanjutkan Gubernur Kaltim, Bupati Kukar, Pangdam, dan Kapolda Kaltim.

Setelah itu jenazah dibawa ke Masjid Hasanuddin yang letaknya tidak jauh dari Kedaton untuk dishalatkan. Jenazah kemudian dimasukkan ke tempat makam raja, yakni Damar Semuruk, selanjutnya dipikul ramai-ramai menuju komplek pemakaman Kesultanan, di lingkungan Museum Mulawarman.

“Prosesi pemakaman akan dihadiri masyarakat, serta pejabat lainnya, termasuk Pangdam dan Kapolda. Kalau bisa warga yang hadir besok menggunakan pakaian hitam,” ucap juru bicara kesultanan, APHK Poeger.

Nantinya juga akan ada prosesi adat sebelum jenazah dimakamkan, karena Sultan merupakan pemuka adat. “Jadi, yang masuk ke bumi nama asli beliau, sedangkan pangkat kesultanan beliau kembali ke keraton,” ucapnya.

“Pesan beliau agar dimakamkan di samping makam Adji Imbut, sudah kita siapkan semuanya,” terangnya. Sultan wafat sekitar pukul 09.30 Wita, Minggu (5/8). Sultan sempat dibawa ke RSUD AM Parikesit, namun tidak terselamatkan.

“Faktor usia, namun sebelumnya Sultan sempat terjatuh, lalu dirawat di rumah sakit, dan kondisinya terus menurun. Namun, Sultan sempat hadiri Erau beberapa waktu lalu,” ucapnya

Damar Semuruk

Jenazah Sultan Kutai Kartanegera Ing Martadipura XX akan dimakamkan di komplek pemakaman Kesultanan, lingkungan Museum Mulawarman. Sebelum dimasukan ke liang lahat, akan dilakukan upacara adat terlebih dahulu.
Jenazah Sultan akan dimasukan ke Damar Semuruk, yakni tempat atau keranda membawa jenazah Sultan. Damar Semuruk memiliki ukuran 4 x 4 meter, dan memiliki tujuh tingkatan.

Setelah jenazah Sultan dishalatkan di Masjid Hasanuddin, yang berada tidak jauh dari Kedaton Kesultanan, jenazah langsung dimasukan ke Damar Semuruk.

Tak hanya jenazah Sultan saja yang diletakan di Damar Semuruk, perwakilan keluarga, pejabat daerah, seperti Pangdam, Kapolda dan pejabat lainnya, serta enam orang pangkon (pendamping jenazah) juga berada di Damar Semuruk mengelilingi jenazah.

Selanjutnya, Damar Semuruk dipikul oleh banyak orang sampai ke tempat pemakaman. “Pejabat, Pangdam, Kapolda dan keluarga juga akan naik, ini memang tradisi pemakaman kesultanan,” ujar juru bicara Kesultanan Kutai Kartanegara, APHK Poeger.

Damar Semuruk sejak Minggu (5/8) sore telah dibuat oleh 7-8 orang tukang kayu, dan diperkirakan akan selesai pada Senin (6/8) dini hari nanti.

“Pakai kayu biasa buatnya. Ini masih dibuat di halaman depan Kedaton oleh tukang kayu biasa juga,” tuturnya.

Nantinya, langit langit Damar Semuruk akan ditutupi oleh kain putih. Terakhir prosesi ini dilakukan pada 1981 silam, saat pemakaman Sultan terdahulu, yakni Adji Moehammad Parikesit. “Nanti yang pikul masyarakat, bisa juga prajurit, bergantian angkatnya nanti, dan harus banyak orang,” jelasnya. (sumber: tribun.kt).

 

 

 

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Wabup Kasmidi Budayakan Silaturahmi di Lingkup Pemkab Kutim

Next Post

Mendagri Dijadwalkan Kunjungi Perbatasan, Janji Rehab Lima Kantor di Kaltara

Next Post
Mendagri Dijadwalkan Kunjungi Perbatasan, Janji Rehab Lima Kantor di Kaltara

Mendagri Dijadwalkan Kunjungi Perbatasan, Janji Rehab Lima Kantor di Kaltara

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

031983
Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 118947
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.216.228
Server Time : 2026-06-15

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com