INFO BENUA. Id -SAMARINDA- Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda Haji Subandi, ucap ada banyak tempat penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kota Samarinda.
Keberalihan fungsi lahan saat ini yang semakin marak, menjadi permasalahan yang perlu di tuntaskan.
Pasalnya, banyak sekali lahan- lahan yang beralih fungsi dari pertanian ke lahan pertambangan.
Hal ini di sampaikan oleh Subandi, saat di mintai keterangan. Dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Menyimpulkan jika masih banyak lahan-lahan yang kemudian beralih fungsi secara instan.
“Melihat situasi dan kondisi lapangan.
Saat ini bnyak sekali lahan pertanian atau perkebunan yang akan berubah fungsi,” ucap Haji Subandi
Hal ini menurutnya perlu di telusuri secara berkelanjutan, untuk memastikan terkait oknum yang melakukan pengalih fungsian lahan tersebut.
“Harus hati-hati, apakah itu benar-benar petani atau oknum-oknum yang mementingkan bisnis, kemudian ingin alih fungsi,” tambahnya.
Dengan demikian, hasil dari pengecekkan lapangan tersebut akan di tindak lanjuti oleh DPRD Kota Samarinda.
“Terkait nanti akan menjadi Perda atau tidak, kita lihat perkembangannya saja,” ujar politisi PKS tersebut.
Menurutnya, banyak hasil lapangan yang menyebutkan wilayah-wilayah yang kemudian berpotensi menjadi lumbung pertanian di Kota Tepian ini.
“Ada banyak ternyata peluang-peluang wilayah Samarinda ini yang bisa jadi lumbung pertanian, ya cukup luas lah itu” sebutnya.
Terakhir, ia menyebutkan bahwa daerah Makroman adalah daerah terbesar berdasarkan data Dinas Pertanian.
“Kan datanya ada di dinas pertanian, kalau terbesar itu di Makroman.” Pungkasnya.
Penulis : abi/zul.
Editor. : Eka























Users Today : 2
Users Yesterday : 3
Total Users : 32084
Total views : 129504
Who's Online : 1