Tarakan, Infobenua — Sejarah Perang Dunia ke II awal tahun 1940-an silam di Kota Tarakan hingga sekarang jejaknya masih bisa ditemukan.
Jejak sejarah itu salah satunya adalah benteng pertahanan militer (bungker) dan sejumlah meriam Belanda di Peningki Lama, Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur.
Bungker dan meriam buatan Jerman tahun 1902 itu merupakan peninggalan yang kini menjadi daya tarik bagi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, yang berencana untuk memolesnya menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Bumi Benunata, khususnya untuk kota Tarakan.
Dikatakan gubernur, rencananya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, melalui kerja sama Dinas Pariwisata, akan melakukan restorasi peninggalan barang bersejarah tersebut untuk kepentingan destinasi wisata di Bumi Benuanta.
“Pemprov akan mempercantik dan memperindah situs-situs peninggalan perang dunia II di Tarakan itu. Sehingga nantinya bisa kita jual ke luar maupun dalam negeri untuk mendatangkan wisatawan,” kata gubernur usai melihat langsung situs tersebut, Jumat (16/4).
Gubernur mengharapkan, wisata situs peninggalan Perang Dunia II tersebut dapat menambah pendapatan perekonomian masyarakat, khususnya kota Tarakan. Perbaikan akan dilakukan namun tidak membongkar bentuk aslinya yang sudah ada. Hanya memolesnya sedemikian rupa agar terlihat lebih cantik dan menarik. (rio/as).























Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31844
Total views : 118394
Who's Online : 1