Samarinda, Info Benua – RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Samarinda 2021-2025 sedang dilakukan proses penyusunan oleh pihak pemerintah maupun tim ahli lainnya, untuk penataan pembangunan Samarinda di periode Wali Kota baru Andi Harun-Rusmadi Wongso.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengatakan, proses penyusun RPJMD tengah dilakukan dan tentu ada perubahan orientasi pembangunan Samarinda, meskipun prioritas RPJMD masih ada yang lama.
“Setiap siklus kepemimpinan pasti ada visi misi yang harus dijadikan prioritas, untuk pembangunan politik pada periode ini, namun masalah banjir masih menjadi komitmen Andi Harun untuk menuntaskan masalah klasik tersebut,” tukas Angkasa Jaya Djoerani di Gedung DPRD Samarinda pada Jum’at (28/5/2021).
Penanganan banjir dalam tubuh RPJMD tersebut memperbanyak pembangunan polder dan normalisasi drainase agar tidak ada genangan air berhari-hari, terutama yang ada di jalan umum.
Menariknya dari RPJMD ini adalah rencana Pemerintah Kota (Pemkot) membangun pintu air di Sungai Karang Mumus (SKM) yang perlu didorong untuk dilakukan pembangunannya.
“Saya beri saran untuk mendukung RPJMD ini, wali kota harus berpikir inovatif mencari dukungan dana dari Pemerintah Pusat maupun Pemprov Kaltim bahkan pihak investor agar APBD Samarinda tidak banyak tergerus, sehingga ada cadangan keuangan untuk pembangunan teknis lainnya,” papar Angkasa.
Politisi dari fraksi PDIP ini berharap dalam tubuh RPJMD Wali Kota Samarinda ini dapat terealisasi secara utuh untuk penataan kota yang lebih indah dan nyaman bagi warga Samarinda, yang paling utama adalah bebas banjir. (kka/adv).






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120125
Who's Online : 1