Foto: Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Samri Shaput
INFOBENUA.Id.Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Samri Shaputra mengkritisi kegiatan semenisasi pemerintah. Pasalnya, kegiatan semenisasi tersebut kerap menyebabkan banjir di Samarinda.
Politisi PKS ini menjelaskan, kegiatan semenisasi itu menyebabkan banjir dikarenakan tidak adanya sinkronisasi pekerjaan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda. Sehingga, kerapkali kegiatan menjadi tumpang tindih dan berlapis-lapis.
Seperti kegiatan semenisasi di Jalan DI Panjaitan sebelumnya, yang menyebabkan macet panjang. Hal tersebut dikarenakan adanya perencanaan yang keliru diantara kedua belah pihak.
“Kami di DPRD Samarinda juga mengkritisi hal itu. Ini sebenarnya perencanaan yang kurang matang. Pembangunan yang satu dan lainnya sering tidak sinkron,” ucapnya, belum lama ini.
Di sisi lain, ia juga mengkritisi pembangunan jalan yang tidak mengindahkan pembuatan drainase. Padahal, hal itu penting untuk saluran air sehingga air tidak tertampung di suatu kawasan. Hal inipun menyebabkan banjir dari jalan pindah ke rumah warga.
“Kalau kebutuhannya drainase ya dibuatkan drainase. Kalau drainasenya sudah ada tapi ada sedimentasi, berarti harus dilakukan pengerukan. Bukannya dibuatkan jalan. Makanya pemerintah harus jeli dalam melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: POT























Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 32085
Total views : 129747
Who's Online : 1