Anjuran pemerintah, untuk belajar di rumah selama pandemi Covid19, ternyata cukup menyulitkan orangtua. Pasalnya, masih banyak siswa yang kesulitan mengakses metode pembelajaran online.
Selaku bidang komisi yang membidangi masalah pendidikan, Komisi IV DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim melalui virtual acount, Rabu (15/4/2020) kemarin.
Rapat tersebut diharapkan dapat melahirkan ide-ide kreatif untuk metode belajar dari rumah. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub mengatakan, pemerintah diharapkan dapat mengevaluasi metode belajar di rumah secara online.
Sebab, tidak semua orangtua siswa memiliki ponsel cerdas atau smartphone. Selain itu, orang tua juga kesulitan mengajarkan anak-anakny.
“Porsi pembelajaran yang diberikan terkesan bersifat pada materi saja. Harus ada inovasi,” sebutnya.
Dijelaskan Rusman, peroses belajar di rumah sama saja dengan seperti belajar di sekolah pada umumnya. Untuk itu, Rusman mengusulkan agar sistem pembelajaran mengedepankan pola fikir siswa, seperti bagaimana sabar menghadapi situasi saat ini dan pelajaran mengenai disiplin.
“Kita harus melihat pola pengajaran pada masing-masing anak. Jadi tidak monoton, guna merangsang kreativitas siswa,” pungkasnya























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117487
Who's Online : 1