Sangatta, Info Benua– Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Sangatta, Selasa lalu Pengurus Dharma Wanita Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur secara resmi disahkan. Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Kutai Timur Ismunandar, Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua PKK Kabupaten Kutai Timur Encek UR Firgasih, Asisten Administrasi Umum, para anggota FKPD, Perwakilan dari Dandim serta Danlanal, Pengurus dan anggota Dharma Wanita Kabupaten Kutai Timur, dan beberapa perwakilan organisasi wanita yang ada di Kabupaten Kutai Timur.
Berdasarkan Naskah Pengesahan Nomor 03 Tahun 2017 sampai dengan Nomor 30 Tahun 2017 tertanggal 03 Oktober 2017 ini, ada 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi pengurus Dharma Wanita Organisasi Perangkat Daerah tersebut yang di ketuai oleh Hesty Indriati Yanuar dan selaku penasehat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Dalam kesempatan yang diberikan oleh pembawa acara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Timur Sri Andayani Irawansyah menyampaikan “Sebagai pengurus haruslah memiliki dedukasi gagasan dan pengabdian yang tinggi untuk bersama -sama meningkatkan sumber daya pengurus dan dan anggota sehingga memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas dan keterampilan yang baik dari segi teknologi.” Beliau juga menambahkan serta menitik beratkan pada program ketahanan keluarga “Mengarahkan program kegiatan pada ketahanan keluarga seperti kita ketahui bersama bahwa maraknya kasus perceraian di kabupaten kutai timur, seperti siraman rohani, pola asuh anak yang baik mengihindarai kekerasan dalam rumah tangga, dan lain – lain. Kita juga bertekad dengan organisasi ini menjadi organisasi yang modern, yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat Kutai Timur melalui inovasi dan terobosan – terobosan dan selalu mensinergikan program dan kegiatan dengan sasaran meningkatkan portensi, kredibilitas dan kerjasama termasuk meningkatkan program pendidikan untuk anak – anak.”
Sementara itu Ketua PKK Kabupaten Kutai Timur Encek UR Firgasih yang mendapatkan kesempatan menyampaikan sambutannya mengatakan “Sebagai istri dari pergawai Aparatur Sipil Negara (ASN) mempunyai kewajiban mewujudkan masyarakat adil makmur secara merata serta berkesinambungan baik secara materiil maupun spiritual, hal ini akan berhasil jika para istri pegawai ASN mau dan mampu meningkatkan kualitan sumber daya yang dimilikki dalam meghadapin tantangan kehidupan di era globalisasi abad 21.” Encek UR Firgasih yang biasa dipanggil Bunda ini juga menambahkan “Ibu – ibu harus dapat mengemban tugas melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian serta berbudi pekerti yang luhur, membawa anggota dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerja dengan berbagai pihak serta meningkatkan kepedulian sosial.” Bunda menutup sambutannya dengan pantun “Dharma Wanita berlambang melati, bunganya putih harum mewangi, mari kita njaga anak istri, hidup bahagia sampai akhir nanti.”
Bupati Kutai Timur Ismunandar yang turut hadi juga memberikan sambutan yang menyambung dari Ketua PKK Kabupaten Kutai Timur yang juga istri beliau “Kalau ASN ingin karirnya naik terus, maka ingatlah dengan ibu Dharma Wanita, karena disinilah tempatnya mengadi, jangan mengadu ketempat lain.” Canda beliau. Ismu juga berpesan kepada Dharwa Wanita “ Agar kompak selalu, bersatu, jadi kalau ada informasi agar saling menyampaikan, saling memberikan kabar, daling mengingatkan. Mari kita bangun kebersamaan, bahwa kemajuan Kutai Timur ada di tangan ibu – ibu Dharma Wanita ini.” Ujar orang nomor satu di Kabupaten Kutai Timur ini. (hms/kmfo/as/adv).























Users Today : 4
Users Yesterday : 2
Total Users : 31885
Total views : 119487
Who's Online : 1