Infobenua.com, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi mengatakan penanganan Covid-19 akan terus dilaksanakan sampai penyakit yang menyerang saluran pernapasan tersebut benar-benar hilang.
Dikatakan Subandi, DPRD Samarinda bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus bersinergi memberantas Covid-19.
Politisi Keadilan Sejahtera ini menjelaskan , salah satu upaya dilakukan Pemkot Samarinda adalah recofusing anggaran di seluruh bidang.
“”Saya lupa persentasenya, tapi setiap Bupati dan Wali Kota ada yang namanya recofusing. Ini COVID memang harus dianggarkan penanganannya,” jelas Subandi.
Lanjut Subandi, untuk penanganan COVID-19, APBD pun disiapkan sejak tahun 2019 hingga tahun 2022 ini.
“Karena masih situasi COVID-19, mulai APBD 2019 kemarin, 2020, 2021 dan 2022 kita anggarkan,” ungkapnya.
Diketahui, sebanyak Rp 30 miliar anggaran yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda untuk penanganan Covid-19. Subandi menilai itu adalah hal wajar. Terlebih gelombang ketiga COVID-19 masih terjadi diamarinda.
“Bisa jadi, karena melihat perkembangan trend COVID-19 masih begini dan kita di PPKM level 3. Nanti di perubahan (APBD Perubahan 2022, red) dibahas. Kalau itu memang instruksi dari Mendagri atau pemerintah pusat, lalu setiap Bupati dan Wali Kota harus mengalokasikan sekurang-kurangnya sekian persen, itu ada,” tutup Subandi.
Penulis : syaef






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 118977
Who's Online : 1