Samarinda, Infobenua — Banyaknya dugaan kasus pelanggaran yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membuat sejumlah kalangan angkat bicara.
Dugaan pelanggaran tersebut, seperti banyaknya lubang tambang yang ditinggal menganga, hingga dugaan aktivitas penambangan ilegal pun makin hari kian marak terjadi.
Menanggapi hal teraebut, sebelumnya dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Komisi III, sejak Juli 2020 dikabarkan akan membuat Panitia Khusus (Pansus) evaluasi pertambangan. Namun, hingga kini justru pansus tersebut tak kunjung ada.
Saat dikonfirmasi Koran Kaltim, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Agus Aras, justru mengaku belum ada mendengar informasi mengenai hal tersebut dibahas di Komisi nya.
“Saya kurang tau mengenai itu, belum ada dengar,” kata Agus Aras, Rabu (10/2).
Sementara, Anggota Komisi III lainnya, Syafruddin menyampaikan mengenai mekanisme dari pembentukan pansus itu bukan usulan dari Komisi tetapi merupakan usulan dari fraksi.
Papar dia, minimal 10 Anggota DPRD yang terdiri dari 3 fraksi baru dapat mengusulkan secara resmi kepada pimpinan DPRD. Kemudian, unsur pimpinan akan merespin dengan meminta pandangan-pandangan dari fraksi lain, dan akan di rapat paripurnakan.
“Jadi sebenarnya komisi itu ga ada kewenangan untuk usulkan pansus, tetapi fraksi,” kata Udin sapaannya, Rabu (10/2).
Mengenai hal tersebut, sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Udin mengaku siap mendukung langkah dari inisiator untuk membuat pansus evaluasi pertambangan ini.
“Jadi kita kan ga bisa juga intervensi fraksi lain. Jadi PKB sifatnya menunggu saja. Kalau ada yang inisiasi langsung kita dukung langkahnya,” tutup Udin.
Diketahui, sejak Juli 2020 lalu, Anggota DPRD Kaltim, Seno Aji berkata akan mengusulkan untuk pembentukan Pansus Evaluasi Pertambangan, dan akan dibentuk sekira Oktober 2020. Namun, hingga Februari 2021, Pansus tersebut tidak juga ada kabarnya, dan berpotensi hanya akan menjadi angan-angan para environmentalis di Kaltim.
Hingga berita ini ditulis, Pewarta telah mencoba mengonfirmasi Seno Aji, namun tak ada jawaban. *
— Reporter: Kka
— Editor: Ru






















Users Today : 2
Users Yesterday : 7
Total Users : 31960
Total views : 123387
Who's Online : 1