Infobenua.com, Samarinda – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPD Ika Pakarti) Kota Samarinda gelar pelantikan kepengurusan masa bakti 2021-2026 dengan ketua umum Nidya Listiyono.
Pelantikan yang digelar di Balroom Hotel Selyca, Jalan Bhayangkara, Selasa (27/3/2022) malam tadi dihadiri oleh Rusmadi Wongso yang juga Ketua Umum Kaltim Ika Pakarti.
Kepada awak media, Wakil Walikota tersebut berpesan, organisasi yang dibentuk sejak 19 tahun yang lalu tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa yang ada di Samarinda serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Samarinda pada umumnya.
“Pertama-tama bersyukur DPD Ika Pakarti sudah dilantik, dan kedepan ini tentu kerja-kerja yang bersifat muamalah yang mendekatkan dengan warga ini sudah harus dimulai. Saya tadi meminta untuk fokus aja mengurusi warga. Kita harapkan warga bersiap diri, terutama menjelang banyaknya migrasi menghadapi IKN, “ungkap Rusmadi usai melantik DPD Ika Pakarti malam tadi.
Sementara itu, ketua umum terpilih Nidya Listiyono mengatakan, Ika Pakarti Samarinda tentu akan bersinergi dengan kebijakan Kota Samarinda serta mengambil bagian dalam proses pembangunan kota Samarinda.
Meski struktur Ika Pakarti Kota Samarinda terdiri dari berbagai macam latar belakang partai politik, pria kelahiran Madiun, 29 September 1980 itu menegaskan tidak bicara politik namun bagaimana kemudian organisasi yang resmi ia pimpin tersebut dapat berkontribusi dan memberikan perubahan bagi Kota Samarinda serta Kalimantan Timur pada umumnya.
“Kalau bicara politik yah tentu teman-teman sudah lihat sendiri yah bahwa struktur kepengurusan Ika Pakarti berbagai macam partai ada di sana. Intinya di paguyuban ini tidak bicara politik tetapi bagaimana kemudian sosial masyarakat bisa saling membantu. Ya tentu pada akhirnya kalau bicara politik semua masing-masing punya pilihan, tapi bagaimana kemudian kita bisa berkolaborasi, “jelas Tio sapaannya.
Guyub Rukun Selawase, Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe memiliki makna keiklasan yang amat tulus lanjutnya. Tio menjelaskan, populasi masyarakat Jawa di Kota Samarinda maupun Kaltim sedikitnya 40 persen. Ia berharap keberadaan paguyuban Ika Pakarti dapat memberikan warna serta memberikan kemajuan bagi kota Samarinda serta Kaltim.
“Tadi bicara mayoritas jawa yang ada di samarinda kurang lebih 40 persen dari jumlah penduduk yang ada di kaltim. Kami ingin memberikan warna dan kemajuan bagi Samarinda dan Kalimantan Timur, ” pungkasnya.
Penulis : syaef























Users Today : 3
Users Yesterday : 5
Total Users : 31950
Total views : 122525
Who's Online : 1