Bontang, Infobenua – minimnya sumber air bersih yang ada di Lok Tunggul, sehingga masyarakat harus menempuh waktu sekira 40 menit menuju salah satu perusahaan yang ada di Bontang Lestari untuk mendapatkan air bersih. Namun disekitar perkampungan warga tersebut terdapat sebuah perusahaan. Sabtu (13/03/2021). Saat ditemui di kantor PAN.
Menanggapi hal tiu, Sekretaris Komisi I DPRD Bontang, M. Irfan pun mengatakan jika ini tentunya merupakan permasalahan bersama dan tidak dapat menyalahkan hanya satu pihak. Disini, ada pemerintahan dan DPRD Bontang. Sehingga permasalahan ini harus dipikirkan secara bersama.
“Kalau bisa dari masyarakat disana menyurat kepada kami dan akan kami agendakan nantinya untuk diadakan rapat. Antara masyarakat, pemerintah dan pihak perusahaan terdekat,” sebutnya.
Jika ada masyarakat yang menyurat meminta kepada DPRD Bontang utnuk meninjau langsung keadaan masyarakat disana. Pihaknya pun siap akan meninjau kelokasi tersebut secara langsung. “Kami siap ramai-ramai kesana kalau memang diminta,” sebutnya.
Disebutnya, kalaupun nantinya dilakukan pemasangan pipa untuk mengalirkan air tentu butuh anggaran dan waktu. Serta tidak dapat terealisasi dengan waktu yang cepat. Sembari menunggu proses tersebut rampung tentu harus ada solusi tentunya.
“Apakah nanti pemerintah menyiapkan tendon disitu dan perusahaan menggunakan mobil tankinya yang mengisi. Untuk sementara waktu, karena sesuatu hal tidak dapat dipaksakan sehari harus selesai. Harus ada proses dan proses membutuhkan waktu,” bebernya. *
— Reporter: Jis
— Editor: Ru























Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 32077
Total views : 128568
Who's Online : 1