Infobenua.id, Samarinda – Komisi III DPRD Samarinda kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lurah Sidodamai serta RT setempat hingga dilegasi tokoh pemuda Kelurahan Sidodamai , Selasa (16/11/2021) di Gedung Utama DPRD Samarinda.
Dalam RDP kali ini, salah satu sorotan yang disampaikan oleh delegasi pemuda Kelurahan Sidodamai ialah soal tindaklanjut penanganan banjir diwilayah sekitaran Jalan Damai yang sebelumnya telah ditinjau oleh Komisi III DPRD Samarinda namun hingga saat ini belum juga tersentuh.
Seperti dikatakan Syahrul, selaku perwakilan tokoh pemuda Sidodamai bahwa, pihaknya ingin agar wilayah setempat segera mendapatkan perhatian, khususnya persoalan banjir menjadi momok bagi masyarakat.
“Ya hari ini perwakilan dari masyarakat Sidodamai dalam rangka penanganan banjir. Dalam hal ini kami berharap pihak DPRD agar secara serius menyuarakan dan menangani soal banjir di jalan damai, ” Ungkap Syahrul delegasi pemuda Sidodamai usai hearing.
Lebih lanjut dijelaskan Syahrul, bahwa Juni 2021 sebelumnya pihaknya telah melakukan hearing bersama Komisi III DPRD Kota hingga 20 Agustus 2021 Komisi III sempat meninjau lokasi terdampak.
Tak hanya itu, Surayjin selaku Lurah Sidodamai juga mengungkapkan, selain harapan perbaikan drainase , kedepan pihaknya akan memberdayakan PKL setempat dengan memanfaatkan penataan drainase sehingga PKL dapat berjualan jika itu direalisasikan oleh Pemkot.
“Saya secara pribadi kepingin berinovasi. Kalau drainasenya itu bagus dan ditata rapi sampai ke pasar sungai dama, nanti kita desain sehingga usaha-usaha kecil dapat berjualan disitu untuk menambah ketahanan ekonomi keluarganya, ” harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengatakan, setelah mendengarkan pemaparan Lurah Sidodamai, pihaknya akan mempelajari kembali data yang disampaikan guna menindaklanjuti hal tersebut.
“Kami akan pelajari data yang disampaikan oleh mereka. Selanjutnya melakukan rapat internal untuk menindaklanjuti hal tersebut, ” tutur Angkasa sapaan karibnya itu.
Angkasa tak menampik, persoalan banjir adalah momok seluruh masyarakat Samarinda. Sehingga menurutnya perlu kepiawaian dalam alokasi anggaran pembangunan ditengah keterbatasan anggaran.
Namun demikian, pihaknya mengaku tetap akan mengeluarkan rekomendasi ke Pemkot usai dibahas di internal Komisi III DPRD Samarinda.
“Tetap kami akan mengeluarkan rekomendasi terkait hal itu, ” Tutupnya.
Penulis**syaef
Editor*.**Redaksi























Users Today : 3
Users Yesterday : 0
Total Users : 32063
Total views : 126314
Who's Online : 1