Kritisi Kenaikan PPN,Adi Setiawan Komisi II Berharap Pemkot Bisa Beri Solusi ,
Reporter : kka| Editor : ru
SAMARINDA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda kritisi soal rencana pemerintah pusat untuk menaikan tarif pertambahan nilai (PPN) dan mengenakan PPN bagi barang bahan kebutuhan pokok/sembako.
Adi Setiawan anggota komisi II mengatakan bahwa kebijakan tersebut harus jelas mengarah ke arah mana, apakah merata atau hanya untuk usaha menengah atas.
“Tentu ini tidak mudah diterima oleh masyarakat khususnya Kota Samarinda, jika merata untuk semuanya,” Kata Adi, Senin (21/6/2021).
Adi juga menuturkan jika memang kenaikan PPN ini serius, maka alasan tersebut haruslah jelas. Karena banyak masyarakat yang menganggap jika pemerintah pusat telah kehabisan dana.
” Kalau menurut kacamata masyarakat, mereka menilai pemerintah sudah tidak ada dana, jadi terpaksa mungutin uang rakyat dengan dalih pajak,”tuturnya.
Politisi dari fraksi PDI Perjuangan ini juga berharap apabila jadi dinaikkan, setidaknya pemerintah kota (Pemkot) memberikan sosialisasi untuk memberikan pemahaman agar tidak ada miskomunikasi dari rakyat.
” Saya rasa wali kota yang baru cukup pengertian lah dengan warga kita, setidaknya pasti ada bantuan atau setidaknya upaya Pemkot untuk meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.
Melihat kinerja pemkot beberapa waktu ini setidaknya pasti mampu memberikan solusi untuk kedepannya.(adv)






















Users Today : 2
Users Yesterday : 7
Total Users : 31960
Total views : 123412
Who's Online : 1