
Balikpapan– dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di Dinas pekerjaan umum Kota Balikpapan terus berlanjut. Dimana korban kembali melaporkan Oknum sekuriti PU inisial RZ atas dugaan Penganiayaan.
Dimana setelah sebelum nya RZ petugas pengamanan di dinas PU Balikpapan turut melaporkan Korban AN, Kali ini korban AN pun kembali melapor kan RZ atas dugaan Penganiayaan. Agar pelaku penganiayaan dan para pelaku pengeroyokan bisa di proses secara hukum.
Pihak korban didampingi Iwan setiawan Batubara selaku Penanggungjawab Perusahaan mengadukan kembali, dengan dugaan tindak pidana penganiayaan oleh sekuriti tersebut setelah sebelumnya melapor dengan dugaan pengeroyokan, Jumat (12/11/2021).

Dalam laporan kali ini, Anhar Arianda Batubara (22) mengadukan salah satu oknum pelaku dari sekuriti Kantor Dinas PU.
Inisialnya RZ yang disinyalir telah menganiaya Anhar, tepat di lantai 2 Kantor Dinas PU Balikpapan.
“Sebelum kejadian itu, saya menunggu di ruangan SDA, di bangku kosong.
Tiba-tiba datang sekuriti bawa teman. Disitu sempat cekcok,” ujar Anhar usai membuat laporan, Jumat (12/11/2021).
Disela-sela adu mulut tersebut, sambung Anhar, ia ditarik keluar pintu ruangan dan menerima pernyataan ancaman oleh terduga pelaku RZ.
“Saya pukul kamu nanti kalo kamu nggak mau keluar, Ya saya jawab ya pukul lah tiba tiba dia langsung memukul saya, ” cetus Anhar .
Setelah itu korban pun di rangkul oleh seseorang untuk turun kebawah.
Sesampainya di bawah tepat di parkiran belakang dinas PU ia pun di kelilingi oleh sejumlah orang dan terjadi dugaan pengeroyokan. salah seorang dari mereka di diduga memiting kepala Anhar dari belakang dan melakukan pemukulan terhadap nya.dan akhirnya orang di sekeliling nya pun ikut bereaksi melakukan tindakan pemukulan .
“Saya di dirangkul dan diajak turun kebawah, saya di kelilingi lagi oleh staf Pu tiba tiba ada salah satu dari mereka memiting leher saya dari belakang dan memukul wajah saya. Dan yang lain pun ikut memukuli saya.”, Ungkapnya
Beruntung ia pun berhasil melarikan diri hingga depan DOM dan di bantu oleh ojek online .
Iwan setiawan Batubara yang juga penanggung jawab dari CV. Jaya Riski berharap agar pihak kepolisian segera menuntaskan dugaan kasus penganiayaan serta dugaan kasus pengeroyokan.
“Kami pihak keluarga berharap agar kepolisian bisa segera menyelesaikan kasus ini dan membuktikan kebenaran atas dugaan penganiayaan serta pengeroyokan dan segera menetapkan orang yang bertanggung jawab atas kasus ungkap nya.
”
Polresta Balikpapan terima 2 pengaduan dan Periksa 6 orang saksi

Sementara itu, pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Balikpapan, telah menerima laporan dari kedua belah pihak. Baik dari terduga pelaku maupun korban.
Adapun dari terduga pelaku, melaporkan Anhar atas dugaan penganiayaan terhadap sekuriti Kantor Dinas PU.
Kapolres Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso menyampaikan pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyidikan atas kasus tindak pidana tersebut.
“Terkait kasus tindak pidana yang dilakukan oleh salah seorang oknum, lokasi di dinas PU Kota Balikpapan. Sampai sekarang ini karena memang kedua belah pihak antara korban pelapor dan terlapor juga saling lapor,”kata Kapolres Jumat sore.
Pihaknya sampaikan terus menindaklanjuti kasus tersebut dan melakukan proses penyidikan.”Sampai saat ini sudah beberapa saksi saksi yang kami periksa kurang lebih sudah ada 6 orang saksi kami periksa,”jelasnya.
Thirdy sampaikan pihaknya berharap kasus tersebut cepat selesai dan cepat terungkap.”Target secepat mungkin akan kita ungkap kasusnya,”Pungkasnya.





















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31890
Total views : 120001
Who's Online : 1