INFOBENUA. Id -SAMARINDA- Direktur Utama ABM Investama, Andi Djajanegara lakukan vaksinasi Covid-19 di Gor Sempaja, sebanyak 3000 dosis Sinovac.
Ketersediaan vaksin Covid-19, menetukan keberhasilan penanganan wabah yang masih melanda di Indonesia. Di sisi lain, tervaksinnya masyarakat secara menyeluruh, ikut mendorong pemulihan ekonomi nasional.
Melihat peluang dan perlunya keterlibatan seluruh sektor, perusahaan energi integrrasi nasional PT ABM Investama Tbk. (IDX: ABMM) mengadakan vaksinasi sebanyak 3000 dosis vaksin Sinovac kepada masyarakat Kota Samarinda.
Hal tersebut tentunya sebagai dukungan untuk mendorong percepatan penyaluran vaksin ke seluruh masyarakat, terutama Kota Samarinda.
Pelaksanaan vaksinasi yang berlokasi di GOR Sempaja tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Hadi Mulyadi.
Direktur Utama ABM Investama, Andi Djajanegara mengatakan jika perusahaan yang di pimpinnya senantiasa selalu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerataan dan percepatan vaksinasi ke seluruh Indonesia.
“ABM Group percaya kalau vaksinasi ini adalah cara paling ampuh untuk menghindari bahaya virus Covid-19. Hadirnya program ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan ABM Group beserta seluruh entitas anak usaha untuk bersama melawan Covid-19,” kata Andi.
Ia pun melanjutkan, juka ABM Group sebelumnya telah melaksanakan penyelenggaraan Sentra Vaksin di beberapa wilayah di Indonesia. Yakni, Meulaboh, Jambi, Lahat, Tapin, Sebamban, Balikpapan dan Jabidetabek.
“Seterusnya kami akan terus berupaya untuk mengadakan Sentra Vaksin di kota lain. Ya kami berharap hadirnya Sentra Vaksin ini bisa membangun kesadaran masyarakat untuk vaksin, sekaligus mewujudkan tercapainya herd immunity di masyarakat Indonesia,” lanjut Andi.
Upaya kerjasama dengan pemerintahan juga di lakukan sebagai upaya memastikan kelancaran vaksinasi. Dalam hal ini ABM Group bekerjasma dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora), Badan Intelijen Strategis(BAIS) TNI serta Loket.com.
“Diantaranya, Dispora Kaltim yang turut membantu dari sisi penyediaan lokasi, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang membantu penyediaan vaksin Sinovac bagi seluruh peserta, serta Loket.com untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam proses registrasi dan penyelenggaraan acaranya,” bebernya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, mengapresiasi inisiatif dari ABM Group atas upaya yang telah di lakukan oleh ABM Group tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari ABM Group atas terselenggaranya kegiatan Sentra Vaksin di wilayah Kaltim pada umumnya dan Samarinda pada khususnya. Semoga hadirnya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi, sekaligus motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga sektor swasta untuk turut mendukung percepatan pemerataan vaksinasi Covid-19 sehingga herd immunity bisa segera terwujud,” sebut Hadi.
Orang nomor dua di Kaltim tersebut mengatakan, jika sebanyak 61% dari 70% warga Kaltim telah melakukan vaksinasi.
“Ini sesuai dengan target WHO, yakni 70 persen dari total jumlah penduduk yang harus mendapatkan vaksinasi, Artinya pr kita yakni sebesar 9% dari target yang ditentukan,” jelas orang nomor dua di Bumi Etam tersebut.
Hadi pun melanjutkan, jika hal tersebut merupakan capaian yang luar biasa dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di Kaltim.
“Alhamdulillah juga kita sampaikan bahwa angka terkonfirmasi positif di kaltim berada dibawah 100 orang, dan di Samarinda sejak sebulan terakhir di bawah 10 orang, kita berharap warga tetap menjalankan Prokes,” lanjutnya.
Terpisah dari itu, VP Creation and partnership Loket.com Edwin Tirta menjelaskan, jika dukungan dari berbagi partner strategis, percepatan program vaksinasi nasional dengan membuka sentra vaksinasi di Indonesia melalui teknologi Loket.com dan Go Tix.
“Secara khusus kami mengapresiasi inisiatif dari ABM GROUP dalam mempercepat program vaksinasi dari Pemerintah. Teknologi event management dari Loket.com terbukti dapat memperlancar seluruh rangkaian sosialisasi, registrasi, hingga pendaftaran peserta vaksinasi dengan lebih efisien, aman, dan nyaman,” jelas Edwin Tirta.
Ia pun mengatakan, jika penyelenggaraan vaksin hari ini akan di tujukan memenuhi kebutuhan untuk pemberian dosis awal. Setelah itu dosis kedua akan di berikan setelah 28 hari pemberian dosis pertama.
terakhir, Andi pun mengatakan jika vaksinasi ini tak akan terlaksana tanpa support dan kerjasama dari berbagai pihak.
“Atas nama perusahaan, kami sekaligus ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa mendorong upaya kolaboratif dari seluruh pihak untuk bersama melawan COVID-19 dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.” pungkas Andi.
Penulis : abi/ Eka
Edito. : Redaksi






















Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 32082
Total views : 129153
Who's Online : 1