InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Kaltara, Satu-satunya Provinsi yang Terapkan Fiskal Berbasis Ekologi

by Redaksi Utara
Januari 24, 2020
in Advetorial, Kaltara
Reading Time: 3 mins read
Kaltara, Satu-satunya Provinsi yang Terapkan Fiskal Berbasis Ekologi
Bagikan
Views Count: 805

Denpasar, Info Benua —  Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, dengan didampingi beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, hadir pada acara “Bali Green Leadership Forum” dengan tema inisiatif fiskal berbasis ekologi yang dilangsungkan di Mercure Hotel Nusa Dua Bali, Kamis.

Forum yang diselenggarakan oleh Lembaga Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) bersama The Asian Foundation dan United Kingdom-Aid ini, membahas tentang peran Pemerintah Daerah dalam upaya pembangunan berbasis kelestarian lingkungan.

Tak hanya menghadiri, dalam kegiatan itu Gubernur sekaligus bertindak sebagai salah satu narasumber bersama Matius Awoitauw, bupati Jayapura, Provinsi Papua. Dengan dipandu oleh Prita Laura, mantan presenter media nasional yang kini aktif di organisasi lingkungan. “Kegiatan ini sangat bagus. Saya apresiasi kepada Pattiro, The Asian Foundation dan United Kingdom-Aid, yang telah menginisiasi acara ini,” kata Irianto. Selain beberapa kepala daerah dan pejabat daerah terkait, hadir juga dalam diskusi ini pejabat dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta beberapa organisasi non pemerintah.

Gubernur didaulat sebagai narasumber dalam forum tersebut, karena Kaltara menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang telah menerapkan kebijakan fiskal transfer berbasis ekologi atau yang disingkat dengan TAPE. “Kebijakan ini (TAPE) kita ambil, sebagai wujud komitmen Pemprov Kaltara dalam mitigasi perubahan iklim. Juga dalam hal konservasi dan pembangunan berkelanjutan,” kata Irianto.

Implementasi dari kebijakan ini, lanjut Gubernur, Pemprov menerapkan pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) ke kabupaten/kota berbasis ekologis. Artinya, penggunaan anggaran yang berasal dari Bankeu Pemprov Kaltara harus dilakukan dengan berbasis ekologi.

Dikatakan Irianto, sebagai dasar hukumnya untuk penerapan fiskal berbasis ekologi ini, Pemprov melalui Gubernur telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2019, sebagai perubahan Pergub Nomor 48 Tahun 2019, tentang tata cara pemberian, penyaluran dan pertanggungjawaban belanja bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Kaltara.

Banyak hal dibahas dalam forum tersebut. Utamanya terkait dangan fiskal atau keuangan daerah berbasis ekologi. Diketahui, belum banyak pemerintah daerah, bahkan lembaga di pusat yang menerapkan kebijakan fiskal yang berbasis ekologi. Bahkan di tingkat provinsi, baru Kaltara. Yang nota bene sebagai provinsi termuda di Tanah Air.

Masih berkaitan dengan kebijakan, dari forum tersebur, ada empat hal penting yang disampaikan oleh Gubernur. “Pertama, dalam mengambil sebuah kebijakan yang paling utama adalah kita niatkan secara lurus keinginan kita. Apapun itu, kalau baik dan kita niatkan secara lurus, akan menghasilkan hal yang baik dan bermanfaat,” kata Irianto.

Yang kedua, lanjutnya, adalah dengan perluas ruang publik. Artinya, beri kesempatan yang terbaik untuk semua masyarakat. “Dan perlu diketahui, selain masyarakat kita sendiri, juga ada investor sebagai bagian dari masyarakat yang perlu kita perhatikan. Untuk itulah, ciptakan situasi daerah yang baik. Sehingga akan mendatangkan investasi,” ungkapnya.

Ketiga, dikatakan Gubernur, adalah perbaiki tata kelola. Utamanya tata kelola keuangan. Dalam pembangunan Kaltara, pertama yang menjadi perhatiannya, sejak menjadi Penjabat Gubernur, adalah tata kelola keuangan yang baik. “Alhamdulillah berhasil. Dan diakui juga, Kaltara sejak awal berdiri secara berturut-turut mendapatkan penilaian WTP tanpa catatan dari BPK RI. Dari itu, kita mendapatkan dana insentif daerah (DID). Jadi jangan berpikir susah, berat cari uang. Tapi bekerja lah, berbuat lah. Dengan kita berbuat, bekerja dengan baik dan menghasilkan hal yang baik. Maka kebaikan akan datang sendiri,” kata Gubernur.

“Contoh soal anggaran tadi. Kaltara dari tidak memiliki apa-apa atau 0 rupiah anggaran, sekarang APBD kita sudah bisa diatas Gorontalo juga Maluku Utara. Itu semua atas niat lurus kita yang dibarengi dengan kerja keras. Dan yang penting, bagaimana kita mengelola keuangan dengan baik,” lanjutnya.

Yang terakhir, Gubernur menegaskan, keberhasilan program juga didukung oleh faktor leadership. “Bagaimana pemimpinnya. Kalau pemimpinnya punya komitmen baik, bisa bekerja, insya Allah akan berhasil,” pungkasnya. (roy/ru/adv).

 

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Kaltara Terima Hibah MCC 2020

Next Post

73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

Next Post
73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

032174
Users Today : 1
Users Yesterday : 12
Total Users : 32073
Total views : 126843
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.53
Server Time : 2026-10-23

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com