Nunukan, Info Benua — Kepala Dinas Pendidikan(Kadisdik) Kabupaten Nunukan H. Jaya Martom,SE memasuki putaran pertama menjadi Kepala Dinas Pendidikan sejak Januari 2018 melaksanakan tugas, melakukan mutasi sebanyak 60 orang guru dan Kepala Sekolah.
Menurut Jaya Martom, mutasi ini dilakukan sebagai peningkatan sumber daya manusia juga merupakan penyegaran, dan kita melakukan penilaian sejak Juli 2017 yang lalu, memutasi seorang guru itu dan kepala sekolah harus kita menilai jadi bukan asal mutasi seperti kepala sekolah yg mendidik 300-400 Siswa mulai kelas 1-6 tidak munkin kita muasi ke Sekolah yg siswanya 400-450 , begitu juga sebaliknya kepala sekolah mendidik kurang 300 maka bisa ditingkatkan ke sekolah yang 400 siswanya .
Kepala sekolah dan guru yg sudah berhasil atau berprestasi perlu kita mempertimbangkan kita tingkatkan dari guru menjadi pengawas , kadang juga Pengawas kita mutasi menjadi Guru , guru kepala sekolah dna pengawas sama saja diknas sangat berusaha bagaim,ana memperbaiki sistem pendidikan yg lebih baik, makanya guru harus bersaing memperbaiki Kwalitas cara mengajar atau cara mendidik siswa agar siswa betul-betul memahami apa yang disampaikan guru tersebut.
Begitu juga pegawai yang ada dikantor dinas pedidikan kalau ada yang malas dan bekerja tidak kreatif maka tunggulah kita akan mutasi sebab Dinas Pendidikan harus menjalangkan Visi misi Bupati “Adil” jadi jangan ada Pegawai yang beranggapan bahwa saya tidak dilihat olehnya itu Kepala Bidang masing-masing mengawasi jajaranya dan melaporkan setiap minggu hasil penilaiannya begitu juga kami kepala SKPD masing-masing melaporkan kepada Bupati laporan setiap bulan kegiatan dan program kerja yg kita lakukan bagaimana mau mengukur kinerja staf dan jajaran kalau tdk ada laporan setiap minggu dan setiap bulan.
Januari kemarin Dinas Pendidikan menempatakan 39 Orang guru yang telah dibiayai oleh negara kita sudah tempatkan didaerah perbatasna daerah pelosok tidak ad ayg kita tempatkan di kota nunukan maupun disebatik semua di wilayah III baik itu Kewcamatan sebuku , Kecamatan seminggaris, kecamatan Tulin Onsoi , Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Sembakung dan Kecamatan Krayan dan Krayan Induk.
Selain itu Kepala Dinas Pendidikan mengatakan bahwa membangun Diknas itu tidak saja membangun sumber daya mansuia tetapi juga membangun sarana dan prasarana Pendidikan , selain itu diknas terus menerus meninmgkatkan sumber daya manusia utamanya para Pendidik baik itu kepala sekolah dan guru diberikan pelatihan dan pendidik dalam pelatihan kita datangkan dari luar yang memang memiliki latar belakang pendidik dari lembaga pendidikan baik dari pusat maupun dari lembaga pendidikan yg khusus menangani masalah peningkatan sumber daya manusia baik itu guru maupun kepala Sekolah .
Apalagi tidak lama lagi Diknas mengalami kesibukan utamanya menghadapi ujian nasional maupun ujian sekolah otomatis para pendidik dan kepala sekolah menyusun program bersama tim lainya , contohnya selama ini bahas ainggris tidak masuk ujian nasional kita dinunukan berusaha agar tahun depan siswa Sekolah Dasar (SD) harus belajar bahasa inggris sebagai muatan lokal , dinas pendidikan harus bekerja keras mempertahankan prestasi yg telah di Rai tahun lalu bahwa Nunukan memiliki nilai tertinggi sekalimantan utara , otomatis nilai dan prestasi yg kita rai tahun laku bukan saja kita pertahankan tetapi kita berusaha meningtkatkan ketingkat Nasional walaupun Nunukan berada digaris perbatasan negara tetapi jangan dipandang sebelah mata tetapi kita memperlihatkan kemampuan kita.
Karena keberhasil anak didik kita meraih predikat nilai tertinggi merupakan kebangaan Dinas Pendidikan dan juga merupakan kebanggaan Bupati Nunukan. Tahun depan Siswa SD di Nunukan harus belajar bahasa Inggris, mulai dari kelas 1-6, begitu juga seterusnya Sekolah Menegah Pertama (SMP) harus mengusai bahasa Inggris.
Di Sabah, Malaysia, siswa disana itu tidak bisa lulus Sekolah Dasar (SD) atau Darja kalau tidak menguasai Speaking English. “Makanya kita harus bersaing dengan negara tetangga. Jangan kita mau dikalahkan oleh pihak negara tetangga utamanya masalah penggunaan bahasa Inggris,” kata Jaya Martom.
Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Nunukan mengharapkan agar ujian nasional di Nunukan harus berusaha agar prestasi tahun 2017 yang lalu dapat dipertahankan bahkan harus bisa ditingkatkan. (Yusuf P).






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31895
Total views : 121402
Who's Online : 1
Bismillahi rohmani rahim.
Assalamualaekum. Wr, Wb.
Sebelumnya saya mohon maaf bp/ibu admin, mohon di tindak lanjuti. Terkait dengan adanya mutasi 60 kepala sekolah dan guru yang belum lama ini oleh dinas pendidikan kab.nunukan khususnya diwilayah tiga, kami bukan tidak setuju. Hanya saja ada sebagian dari teman-teman guru merasa tidak diperlakukan secara adil dengan adanya dampak mutasi ini. Sebagai contoh, semestinya UPTD yang ada di daerah/wilayah kecamatan tahu betul kondisi wilayahnya masing-masing. Sehingga teman-teman guru merasa tidak di dzolimi dengan adanya mutasi ini. Seperti misalnya ada satu sekolah yang sudah jelas-jelas ada guru matapelajarannya (guru agama) dsitu, kenapa lagi mesti ada guru yang dari luar harus masuk (karena alsan mutasi tadi) yang ahkirnya guru honor tadi harus tahu diri (pns dilawan). Dan yang kasihannya lagi sdh honor 7 thn jalan lalu tiba2 harus di non joob kan karena tdk ada lagi sekolah yang butuh aliyas sdh full semua.
Sekali lagi mohon maaf, komentar ini saya buat bukan karena ada maksud apa2. Kami hanya butuh kebijaksanaannya bp/ibu yang terhormat.
Demikian dan terimakasih.
Akhirul qalaam.
Wassalamu alaekum wr, wb.
Salam hormat saya..!!