Nunukan, Info Benua — Jaya Martom SE Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan mengatakan bahwa program Dinas Pendidikan peningkatan pembangunan inprastruktur sarana dan prasarana dan kedua peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Lanjut Jaya Martom bahwa pembangunan yang dilaksanakan bersifat skala prioritas, kita membanguna bukan berdasarkan kemauan dan usulan, akan tetapi kita harus kroscek benar-benar yang terjadi di lapangan. Sejumlah pembangunan sekolah kita akan bangun 2018 selain itu kita laksanakan pembangunan secara merata dan adil. Maksudnya semua kecamatan ada pembangunan rehap dan perbaikan sekolah yang terjadi kerusakan ringan.
Menurut Jaya Martom lagi, bahwa sejumlah sekolah kita akan bangun utamanya daerah yang terkena banjir tahun lalu, diusulkan juga dan kita telah rapatkan bersama dengan DPRD. Bahkan pembangunan sekolah itu melalui usulan anggota dewan yang terhormat terjadi pada tahun 2016 diusulkan 2017dan dikerjakan pada 2018, sebab Diknas membangun harus berdasarkan perencanaan yang matang. Berbeda dengan rehap dan kerusakan kecil itu, bisa dikerjakan sendiri oleh pihak sekolah yang mengusulkan ke Dinas Pendidikan melalui bidang sarara dan prasarana, kata Jaya Martom SE mantan sekretaris Dinas Perhubungan. Dinas membangun sekolah baru karena terkena banir utamanya daerah Kecamatan Lumbis Ogong Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sembakung Atulai itu beberapa bangunan sekolah yang baru.
Untuk Krayan sejumlah sekolah yang direhap karena kelamaan mengalami kerusakan hamper semua Kecamatan Krayan, sementara untuk Pulau Sebatik masih ada sekolah belajar dikolom warga ini kita harus bangun kontruksi secara permanen. Untuk di pulau atau Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan itu sejumlah sekolah yang direhap selain itu sekolah yang sudah dibangun tahun 1017 belum bisa dipergunakan karena mobilernya belum dilengkapi, Insya Allah tahun 2018 diusahakan mudah-mudahan anggarannya bisa memadai.
Sementara peningkatan sumber daya manusia (SDM) kita baru sajamelantik sejumlah kepala sekolah dan guru sebanyak 60 orang. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia agar kepala sekolah dan guru bersemangat. “Perlu saya sampaikan bahwa Kepala Sekolah dan guru sama saja karena kepala sekolah juga mengajar, yang membedakan hanya tunjangannya saja,” kata Jayamarton. Tidak lama lagi kita persiapan menghadapi ujian nasional. Otomatis kepala sekolah akan mengalami kesibukan melakukan bimbingan belajar (Bimbel) bersama Komite Sekolah dan melibatkan pihak orang tua murid. “Kita sangat bersyukur tahun 2017 Nunukan untuk se-Kaltara memperoleh nilai tertinggi. Kita berusahauntuk mempertahankan predikat tersebut agar bisa kita tingkatkan ke jenjang tingkat nasional walaupun kita berada di 3 T (Terluar, Terdepan dan Terpencil,” lanjut Jaya Martom lagi.
Dia berharap keberhasilan anak didik bersama guru kepala sekolah dan pihak Diknas tetapi juga keberhasilan dan keterlibatan orang tua dalam membina anaknya di rumah. Demikian yang dikatakan Jayamarton Kepala Dinas Pendidikan Kabpaten Nunukan. Keberhasilan siswa adalah keberhasilan kita bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Asmin laura bersama wakilnya Ir. Faridil Murad. (Yusuf P).






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31895
Total views : 121421
Who's Online : 1
Comments 1