INFO BENUA. Id -SAMARINDA- Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin, sebut masyarakat keluhkan ketersediaan air bersih di Samarinda kurang maksimal. Kamis (12/8/2021) siang.
Ketua Komisi 1 Bidang Pemerintahan, Hukum dan Hak Asasi Manusia Haji Jahidin, sampaikan keluh kesah masyarakat terhadap kurangnya ketersediaan air bersih di beberapa tempat di Kota Samarinda.
“Masyarakat sudah menyampaikan keluhan mereka ,dalam reses. Ternyata ada daerah yang airnya ini kadang-kadang dua hari ngalir, dua hari enggak ngalir” ucapnya.
Menurutnya kesulitan air bersih ini tidak logis. Melihat Kota Samarinda Di lewati sungai Mahakam yang luas dan lebar.
“Saya selaku anggota dewan, tidak logis kalau air bersih di Kota Samarinda sering mati air. Itu sungai mahakam besarnya luar biasa , gak mungkin habis air di sungai itu” tegas anggota Fraksi PKB – Hanura tersebut.
Ketua PKB Samarinda ini menyampaikan terkait persoalan PDAM yang saat ini terjadi, banyak permasalahan yang terjadi. Kurang telitinya tim teknis lapangan menjadi laporan dan hasil reses Ketua Komisi 1 tersebut.
” Saya sudah lakukan reses di sepuluh titik, ada banyak ternyata yang menjadi permasalahan. Salah satunya malasnya tim untuk ngecek, jadinya banyak tu yang nggak sesuai antara pemakaian sama tagihan. Bahkan ada yang tagihannya sampe Lima Juta” bongkar Jahidin.
Bukan hanya itu, Jahidin juga menyampaikan, terkadang tim lapangan ini bisa langsung memutus saluran air ke rumah-rumah jika sudah nunggak cukup lama.
“Langsung di putus itu salurannya, kalau nunggaknya sudah lama,” kata Ketua Komisi 1 DPRD Kaltim tersebut.
Bukan hanya itu, Politisi PKB itu pun mendapatkan informasi, bahwa ada permainan di dalam tubuh PDAM tersebut.
“Saya bahkan di beritahu oleh pegawai PDAM sendiri, bahwa ada permainan dalam PDAM itu sendiri,” ungkap Jahidin.
Di jelaskan lebih lanjut oleh Jahidin, bentuk permainan yang terjadi adalah jual beli air bersih.
” Karena kalau semua air ini lancar enggak putus-putus, sudah pasti tidak laku untuk di jual” ujarnya.
Hal ini akan di tindah lanjuti jika telah mendapatkan bukti materil dan pendukung lainnya.
“Ya, yang jelas jika ada bukti nyata dan materialnya, kita akan segera tindak lanjut” ucap Jahidin.
Di sisi lain, keperdulian Jahidin terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan air bersih dalam kehiduoan sehari-hari.
“Masih banyak yg belum menikmati fasilitas air minum. Contohnya di daerah perjuangan, belakang SMP 1, di Sambutan itu masih butuh air bersih” bebernya.
Jahidin berharap, Pemkot mampu untuk terus mendengarkan aspirasi masyarkat hingga ke detail-detailnya.
“Ya semoga Wali Kota kita bisa membenahi permasalahan ini,” pungkas Ketua PKB Samarinda tersebut.
Penulis : Abiyyu






















Users Today : 4
Users Yesterday : 1
Total Users : 32091
Total views : 130116
Who's Online : 1