INFO BENUA. Id –SAMARINDA– HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, berjalan dengan khidmat dengan rintikan hujan di lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Samarinda dan HUT Pemkot Samarinda berjalan dengan khidmat, walaupun cuaca yang mendung dengan rintik hujan. Namun hal itu tidak mengurangi suasana bahagia dari apel tersebut.
Apel yang di hadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, TNI, Polri secara langsung, dan seluruh perangkat daerah, organisasi serta tokoh masyarakat secara daring tersebut. Beberapa harapan di sampaikan oleh Andi Harun selaku Wali Kota Samarinda dalam penyampaiannya.

Dalam pidatonya, orang nomor satu di Samarinda tersebut mengatakan, jika Samarinda telah mengarungi perubahan di tiap-tiap tahunnya dengan pesat dan baik dari segala aspek. Tak hanya itu, pembenahan serta peningkatan infrastruktur yang terus di gencarkan, guna memudahkan aktivitas masyarakat terus di upayakan. Seperti, pembangunan terowongan untuk memecah macet di daerah Sambutan-Sungai Damai,dari aspek lingkungan yakni perbaikan sungai karang mumus dan penataan ruang terbuka hijau, dalam rangka peningkatan kualitas hidup warga Kota Samarinda.
Hal tersebut juga di buktikan dengan 10 program kerja unggulan Pemkot Samarinda, yakni :
1. Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PRO-BEBAYA).
2. Program pengendalian banjir dan pembangunan sistem drainase modern.
3. Program pembangunan sistem transportasi massal modern dan ramah lingkungan (subway dan skytrain-monorail).
4. Program Social Security Number (satu kartu untuk semua layanan).
5. Smart City Plus.
6. Program “Doctor on Call” untuk kondisi darurat, lansia dan balita.
7. Program bantuan peralatan dan sarana pendidikan untuk menunjang pendidikan gratis 12 tahun.
8. Pengembangan Badan Usaha Milik RT (berbasis kelurahan).
9. Program pengembangan Ruang Terbuka Hijau, Taman Rekreasi, dan Satu Kelurahan Satu Playground.
10. Program Penciptaan 10.000 wirausaha baru (start-up).
Dalam harapannya, Andi Harun berharap, jika peringatan HUT Kota Samarinda dan HUT Pemkot Samarinda tersebut menjadi titik tolak lahirnya semangat berani berubah menjadi lebih baik dan yang terbaik.
“Saya berharap, peringatan Hari Jadi Kota Samarinda ke-354 dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Samarinda ke-62 menjadi titik tolak lahirnya semangat berani berubah, semangat berani berubah menjadi lebih baik dan yang terbaik. Sudah saatnya kita membangun Kota Samarinda dengan integritas, sinergitas dan kolaborasi,” ucapnya.
Saat di wawancarai, Andi Harun mengatakan, jika Pemkot Samarinda akan berusaha untuk membangun Kota Samarinda menjadi lebih baik lagi.
“Kita akan berusaha maksimal membangun Samarinda, untuk jadi legacy, penataan kota infrastruktur, kebersihan, penanganan banjir, smart city, dan semua sektor pembangunan,” Katanya.
Selain itu, soal perlindungan perempuan dan anak, ia mengatakan edukasi, advokasi dan solusi akan terus di berikan , guna memberikan rasa aman terhadap perempuan dan anak.
“Kita adalah salah satu kota yang memiliki unit untuk perlindungan perempuan dan anak, dan kita memiliki rumah perlindungan bagi anak dan perempuan. Ini tanda kita sangat konsen di bidang anak dan perempuan. Sebagai kota yang tumbuh setiap saat, kita akan terus lakukan edukasi, advokasi dan solusi atas semua permasalahan anak dan perempuan, terutama atas kejahatan perempuan dan anak,” tambah orang nomor satu di Samarinda tersebut.
Terakhir, saat di konfirmasi oleh awak media soal Ibu Kota Negara(IKN), Andi Harun mengatakan, jika nantinya RUU IKN yang akan menjadi UU harus dapat mengakomodir dan menjawab tantangan warga Kalimantan Timur.
Tak hanya itu, wilayah-wilayah sekitar IKN, perlu di tingkatkan guna menunjang IKN itu sendiri. Seperti membangun infrastruktur serta produk-produk penunjang lainnya, baik penunjang infrastruktur juga penunjang pembangunan Sumber Daya Alam (SDA).
“Kita terus di mintai saran dan pendapat agar RUU IKN kemudian menjadi UU nanti di pastikan menjamin pembangunan IKN juga di bangun secara bersama dan tumbuh secara bersama di wilayah sekitar. Pansus IKN datang, kita menyarankan itu, bahwa UU ini harus menjawab tantangan warga Kaltim, agar UU ini juga bis membangun daerah penyangga,”katanya.
Penulis : abi/zul.
Editor. : Redaksi























Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31882
Total views : 119009
Who's Online : 1