InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Gubernur Ingatkan Hasil Evaluasi Harus Jadi Langkah Perbaikan

by Redaksi Utara
Agustus 12, 2019
in Advetorial, Kaltara
Reading Time: 3 mins read
Gubernur Ingatkan Hasil Evaluasi Harus Jadi Langkah Perbaikan
Bagikan
Views Count: 741

Tarakan, Info Benua — Evaluasi, merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Sebab, evaluasi digunakan untuk menilai apakah yang dikerjakan sudah bermanfaat bagi masyarakat. Juga, apakah yang dikerjakan telah memenuhi target atau tidak dan lainnya. Sementara hasilnya, penting sebagai feedback untuk melakukan langkah perbaikan saat melaksanakan tugas di masa mendatang. Demikian disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie saat membuka Pertemuan Evaluasi Program Dalam Upaya Penyelesaian Masalah Kesehatan Masyarakat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Kayan Multifunction Hall-Hotel Tarakan Plaza, Rabu.
Dikatakan Gubernur, urusan kesehatan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. “Salah satu perwujudannya, adalah kehadiran dan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan. Bukan sekedar retorika atau janji semata,” urai Irianto.
Kesehatan, menurut Gubernur adalah manifestasi martabat sebuah bangsa. Dari itu, masyarakat juga tenaga kesehatan harus berpikir untuk maju dengan mengubah apa yang dilakukan selama ini lewat perubahan cara berpikir dan karakter. “Pemerintah Indonesia, pada era Presiden Joko Widodo menempatkan isu kesehatan pada Nawa Cita ke-5. Dimana, isunya adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Untuk itu, dimanifestasikan lewat alokasi APBN berbentuk DAK (Dana Alokasi Khusus). Disamping melalui APBD kabupaten, kota juga provinsi,” ulas Gubernur.
Sebagai bahan evaluasi, Irianto juga memaparkan data pembangunan kesehatan di Kaltara. Sesuai informasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Indeks Keluarga Sehat (IKS) masih dibawah rata-rata nasional, yakni 0,218 persen. Lebih rinci, berdasarkan kunjungan keluarga dan intervensi awal program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga (PIS-PK) Provinsi Kaltara, status pendataan Kabupaten Bulungan sudah mendata keluarga sebanyak 31.089, Nunukan 14.114, Tarakan 22.769, Malinau 470, dan Tana Tidung 2.375. “Hal ini juga mempunyai kendala dalam pelaksanaan pendataan PIS-PK ini, termasuk pencapaian IKS yang masih rendah. Salah satunya, lantaran adanya perbedaan jumlah KK di desa dengan hasil pendataan yang dilakukan petugas Puskesmas,” jelas Irianto.
Di Kaltara sendiri, ada 5 isu strategis kesehatan. Dimana, pencapaian target prioritas kesehatan atas 5 isu strategis tersebut pada triwulan II 2019, untuk persentase cakupan imunisasi dasar lengkap di Kaltara sebesar 4.069 (29,2 persen) dari total sasaran 13.917, data status gizi (sangat pendek) usia 0-59 sebesar 569 kasus, untuk jumlah kasus tuberculosis Provinsi Kaltara sebanyak 465 dengan persentase CDR sebanyak 50 persen. Lalu, untuk capaian program pengendalian penyakit tidak menular, seluruh Puskesmas telah melaksanaan pemeriksaan IVA Sadanis, 4 kabupaten/kota yang sudah memiliki regulasi KTR, jumlah Puskesmas yang melaksanakan Pandu PTM Terpadu sebanyak 16 dari 56 Puskesmas dan persentase Puskesmas yang melaksanakan deteksi dini katarak dan kasus rujukan sebesar 91 persen. “Berdasarkan data 10 besar penyakit di Kaltara sendiri, penyakit ketiga terbesar paling banyak diderita masyarakat adalah hipertensi, jantung koroner dan stroke, sedangkan untuk kasus kematian ibu periode Januari-Juni 2019 sebanyak 9 kasus, dan kematian neonatal 0-28 hari sebanyak 62 kasus,” beber Gubernur.
Selain itu, Pemprov Kaltara juga telah menyusun rencana aksi daerah pencapaian target prioritas pembangunan kesehatan melalui 5 isu strategis bidang kesehatan 2019-2024, yakni penurunan angka kematian ibu dan neonatal, penurunan prevalensi stunting, percepatan eliminasi tubercolosis, pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular serta peningkatan cakupan dan mutu imunisasi, adalah meningkatkan fungsi koordinasi antar dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten, kota dan Puskesmas serta layanan kesehatan, memperkuat pembinaan, monitoring dan supervisi fasilitatif ke kabupaten dan kota, pertemuan lintas program dan lintas sektor yang membahas penguatan intervensi semua lini terkait 5 isu strategis, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan yang terus dilaksanakan menggunakan dana APBN dan APBD, serta optimalisasi kegiatan-kegiatan yang melibatkan lintas sektor, salah satunya gerakan sayang ibu. “Saya minta baca, pahami dan laksanakan rencana aksi tersebut. Pertama, kita harus menurunkan angka kematian ibu dan anak,” pungkas Irianto . (roy/adv)/

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Peda KTNA II Kaltara Digelar Bulan Depan

Next Post

PKK Kaltara Sumbang 1 Sapi Kurban

Next Post
PKK Kaltara Sumbang 1 Sapi Kurban

PKK Kaltara Sumbang 1 Sapi Kurban

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

032223
Users Today : 1
Users Yesterday : 11
Total Users : 32122
Total views : 130561
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.216.98
Server Time : 2026-11-06

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com