Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Harun, mengusulkan agar Presiden Joko Widodo kembali mempertimbangkan daftar calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.
Pasalnya, setelah diumumkan nama-nama calon, tak ada tokoh asal Kaltim yang masuk daftar calon
“Sebagai warga Kaltim, kami di DPRD menyayangkan kenapa tidak ada nama tokoh asal Kaltim,” kata Andi.
Menurut Andi, Presiden harus memasukan tokoh Kaltim masuk dalam struktur badan otorita ibu kota negara karena pertimbangan lokasi dan pendekatan sosial. Mengingat, warga Kaltim sendiri yang paking tau bagaimana kondisi di Kaltim.
“Tokoh Kaltim akan lebih mudah berinteraksi dengan penduduk lokal yang ada di sekitar ibu kota negara dalam urusan tertentu,” sebutnya.
Andi meminta Presiden Joko Widodo mempertimbangkan hal tersebut mengingat letak ibu kota negara berada di Kaltim.
Diketahui, Presiden Joko Widodo menyebut empat nama sebagai calon kepala badan otorita ibu kota negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).
Mereka adalah mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini jadi Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana.























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117274
Who's Online : 1