Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional
April 16, 2022
SAMARINDA, Info Benua - Jalan poros Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tepatnya di KM 40, Kelurahan Sunggulan, Kecamatan Sebulu, Kukar, nyaris putus lantaran diterjang longsor. Kondisi tersebut sudah berlangsung selama hampir satu tahun, namun tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah setempat. Dikatakan salah seorang warga setempat, Udin (40), kondisi jalanan tersebut sangat meresahkan lantaran banyak pengendara motor yang jatuh. Tidak hanya itu, longsoran tanah di sekitar jalan juga membuat jalan semakin kotor dan licin apabila terkena hujan. “Jalan longsor ini sudah lama, kurang lebih satu tahun sudah. Sampai sekarang belum ada kabar mau diperbaiki,” ujarnya. Selama ini, lanjut dia, jalan tersebut kerap membuat pengendara kendaraan mengalami kecelakaan. Tidak hanya pengendara motor, tapi juga mobil. “Banyak yang kecelakaan di sini, sudah sering. Tapi tidak sampai parah,” ujarnya. Pantauan di lapangan, jalan tersebut memang longsor. Bagian-bagian longsor yang tak bisa dilalui kendaraan ditutupi dengan terpal. Agar tidak terjadi kecelakaan, warga bergantian melakukan pengaturan lalu lintas. “Kami sudah sering mendatangi kantor camat, tapi masih nihil. Dulu pernah ada petugas perusahaan swasta yang survey dan foto-foto kondisi jalan. Tapi stop sampai di situ belum ada kelanjutannya hingga sekarang,” ungkapnya. Warga sekitar berharap, jalan tersebut segera diperbaiki. “Semoga pemerintah bisa segera mengupayakan perbaikan,” harapnya. GS...
Read moreSAMARINDA, Info Benua - Meledaknya kasus pungutan di SD Negri 016 Sungai Pinang, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Sejumlah anggota DPRD bahkan telah melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut. Dari fakta di lapangan, para anggota dewan mengaku kecewa dengan pelayanan penerimaan siswa baru di sana, para anggota DPRD Kota bahkan mendapatkan laporan tentang pelayanan belajar mengajar yang tidak nyaman bagi semua murid yang ada. Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Sukamto, mengatakan pihaknya telah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda untuk mengevaluasi kasus pungutan di sekolah. Tidak hanya di SDN 016, tapi di semua sekolah di Samarinda. “Semua harus dievaluasi. Jangan sampai ada kasus serupa,” katanya. Pihaknya berharap, pendidikan di Kota Samarinda tidak lagi tercoreng dengan kasus-kasus pungutan. Save
Read moreSAMARINDA, Info Benua - Lagi, puluhan hektar hutan milik Yayasan...
Read moreSAMARINDA- Halal Bihalal Kerukunan Warga Sangkulirang (KWS) 2017 dihadiri oleh...
Read moreSAMARINDA- Ratusan ribu hectare perkebunan kelapa sawit di Kutai Timur...
Read moreInfobenua, Bontang. Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Kanaan, Kecamatan...
Read moreInfoBenua, Bontang. Realisasi serapan anggaran semester pertama APBD Bontang 2017...
Read moreInfo Benua, SAMARINDA - Bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Kota Samarinda membangun daerah pinggiran. Walikota Samarinda Syaharie bertindak selaku Inspektur Upacara sekaligus membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 tahun 2017, di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, yang merupakan wilayah tugas tanggung jawab Kodim 0901/Samarinda, Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Kodam VI/Mulawarman, beberapa waktu lalu. Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 4 Juli hingga 2 Agustus 2017, mencakup sasaran fisik dan nonfisik. Pelaksanaan Program TMMD mengangkat Tema " Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Masyarakat Kesejahteraan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI ". "TMMD tahun ini merupakan perwujudan dari sinergitas program TNI dengan program Kemenkes RI, terkait dengan penanganan berbagai permasalahan kesehatan yang saat ini berkembang di tengah masyarakat. Hal tersebut merupakan implementasi dari komitmen TNI untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya", ujar Komandan Korem 091/ASN Kolonel Inf Irham Waroihan S.Sos. Danrem juga menambahkan “Kegiatan TMMD ke-99 akan dilaksanakan selama 30 hari terhitung mulai 4 Juli sampai 2 Agustus 2017. Pelaksanaannya tersebar di 58 kabupaten/kota, 60 Kecamatan, dan 92 desa di seluruh wilayah tanah air. Kegiatan TMMD ini akan melibatkan sebanyak 58 Satuan Setingkat Kompi (SSK) 8.700 orang petugas dari instansi terkait, dan segenap masyarakat di wilayah TMMD”. Menurut Danrem, inti dari TMMD adalah membantu program pemerintah dalam memajukan daerah pinggiran, terpencil, terisolasi, pesisir, maupun kawasan perbatasan baik pembangunan fisik maupun nonfisik, sehingga TMMD digelar merata di tiap daerah. "Dalam tiap gelaran TMMD selalu mendapat atensi positif baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, karena tujuan TMMD adalah untuk membantu pelaksanaan program pemerintah di daerah," ujarnya. Upacara pembukaan TMMD Ke-99 Tahun 2017 diikuti sekitar 150 personel dari TNI dan beberapa unsur lain terkait. Para prajurit itu siap membantu masyarakat membangun dan memajukan Kelurahan Makroman. Sasaran fisik yang telah diprogramkan yaitu pembuatan saluran irigasi sepanjang 284 meter, pembuatan jalan inspeksi irigasi sepanjang 355 meter, dan normalisasi saluran irigasi sepanjang 450 meter. Untuk sasaran nonfisik di antaranya penyuluhan bela negara, penyuluhan cinta Tanah Air, dan penyuluhan wawasan kebangsaan dari Kodim 0901/Samarinda, ceramah agama dari Kementerian Agama Samarinda, dan penyuluhan tertib lalu lintas dari Polresta Samarinda....
Read morePembagian dana insentif guru di daerah terpencil atau di pedalaman...
Read moreSAMARINDA, Info Benua - UPT Layanan Pendidikan, Kecamatan Muara Muntai,...
Read more







Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117186
Who's Online : 1