Anggota DPRD Provinsi Kaltim terus menyoroti masalah peningkatan Wabah Covid19. DPRD meminta masyarakat jangan lengah dan tidak acuh pada protokol kesehatan.
Diungkapkan Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, angka kenaikan kasus positif Covid-19 setiap hari masih ada termasuk di Kaltim. Hal itu Kaltim belum aman.
“Saat ini secara nasional yang positif mencapai 40 ribu orang. Artinya tetap waspada, belum lagi kasus demam berdarah,” katanya.
Pihaknya meminta Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota selaku Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 agar tidak kendor terhadap penerapan protokol kesehatan. Juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhinya.
Dijelaskan dia, keseriusan Kaltim pada penanganan Covid19, terlihat pada porsi 50 persen APBD yang diperuntukkan penanganan Covid-19. Hal itu adalah upaya maksimal dengan mengedepankan anggaran penanggulangan wabah.
“Pemerintah tidak main-main dalam upaya penanggulangan wabah covid19. 50 persen APBD itu khusus untuk penanganan wabah,” sebutnya.
Untuk itu, Makmur meminta masyarakat agar terus waspada dan menjaga kesehatan. Protokol kesehatan juga harus tetap digalakkan di semua tempat umum.
“Sebab itu, harus tetap waspada. Terkait penyaluran anggaran, kami meminta agar segera direalisasikan kepada yang berhak menerimanya,” ujar dia.





















Users Today : 14
Users Yesterday : 2
Total Users : 31981
Total views : 124449
Who's Online : 1