INFO BENUA. Id -SAMARINDA– Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Maswedi, beri edukasi kepada mahasiswa tentang etika berpolitik, pada acara Sekolah Legislatif Senat Mahasiswa UIN-SI Samarinda. Senin, (4/10/2021) siang.
Pelaksanaan Sekolah Legislative (SL) Senat Mahasiswa yang berlangsung sejak 28 September lalu, hingga 4 Oktober 2021, telah berjalan dengan baik.
Sebanyak 13 materi telah di paparkan oleh para nara sumber pilihan terbaik acara SL.
Salah satunya adalah Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda tersebut.
Acara yang di hadiri oleh 17 peserta yang terpilih dari beberapa Fakultas di UIN-SI Samarinda tersebut menyisakan berbagai macam proses keilmuan legislatif saat pelaksanaannya.
Pria kelahiran Kota Samarinda tersebut, mengatakan jika pendidikan Legislatif di mahasiswa sangat di perlukan di era serba peraturan saat ini. Hal ini di sampaikan, agar menjadi edukasi terdepan dalam menciptakan generasi baru kedepannya.
” Hadirnya Sekolah Legislatif seperti ini, jadi agenda yang harus terus di tingkatkan ya. Agar adanya edukasi terhadap generasi baru nanti, terkait Lembaga legislatif,” ucap Maswedi, saat memulai diskusi tersebut.
Fungsi politik adalah jalan yang di gunakan untuk mencapai hasil yang di inginkan. Namun, hal itu perlu sebuah proses dan tetap memikirkan etika dalam berpolitik.
“Berbicara perlu etika, melakukan pasar ekonomi juga perlu etika, sama juga halnya politik, perlu juga etika,” lanjut politisi Nasdem tersebut.
Keseriusan dan kepedulian terhadap sistem politik yang terus berdinamika, menjadi alasan utama politisi muda mantan atlet tersebut berbagi kisah dan keilmuannya.
Antusias peserta pun bertebaran, pertanyaan-pertanyaan hingga gagasan baru pun mengaliri acara pada saat itu.
“Banyak ya pertanyaannya, saya sampai mencatat hampir satu kertas,” ungkap Maswedi sambil tertawa kecil.
Ia pun berharap, agar kedepannya terlahir generasi-generasi yang siap menghadapai lonjakan politik bangsa, serta mampu menciptakan suasana politik yang terlepas dari Kolusi-Korupsi-Nepotisme(KKN).
“Ya kita berharap jika memang waktunya tiba, mereka bisa gantikan kita dengan lebih baik lagi. Gak boleh lebih buruk. Namun yang jelas adalah ini menjadi sebuah pembelajaran kalau politik juga tetap harus bersih.” Pungkasnya.
Penulis : abi/zul.






















Users Today : 5
Users Yesterday : 4
Total Users : 31956
Total views : 123106
Who's Online : 1