Bontang, Infobenua — Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryono menyakini apabila dengan bekerjasama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan retribusi parkir dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang.
Pihak ketiga yang dimaksud Sumaryono sini ialah Organisasi Masyarakat (Ormas). Karena pada tahun 2020 lalu, dinilai Sumaryono retribusi parkir masih sangat minim dalam menyumbang PAD. Hal itu diduganya, terjadinya kebocoran pada retribusi parkir.
“Tahun lalu retribusi parkir Cuma mampu menyumbang Rp. 150 juta. Masih minim, kalau kerja sama pihak ketiga saya yakin tidak akan terjadi kebocoran,” sebutnya. Rabu (17/03/2021).
Sementara, potensi konflik seperti pemerasan disaat Ormas yang mengelola parkir hanya anggapan sebagian masyarakat.
Pun butuh waktu untuk menerima gejolak seperti itu. Terpenting karcis ada, lambat laun masyrakat akan sadar dengan kewajibannya membayar parkir. Dan Ormas yang mengelola ditekankan agar tidak melakukan pemaksaan.
“Pengelola tertib dan masyarakat tertib, insyaallah itu tidak akan timbul gejolak,” terangnya. *
— Reporter: Jis
— Editor: Asa























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117266
Who's Online : 1