InfoBenua.com -SAMARINDA– Walikota Samarinda Andi Harun sambut baik kerjasama PT. Sumalindo Lestari Jaya(SLJ) dengan PT. Tirta Mahakam. Selasa,(15/03/2022) siang.
Tak dapat di pungkiri, konsumsi kayu bagi masyarakat sangat di perlukan oleh masyarakat, baik untuk membangun rumah atau membuat kebutuhan lainnya yang terbuat oleh bahan kayu.
Selama pandemi menghantam, ekonomi menjadi tidak stabil bahkan menurun. Banyak perusahaan-perusahaan yang akhirnya mengorbankan karyawan-karyawannya, bahkan gulung tikar. Hal tersebut tentu membuat kesenjangan ekonomi bahkan pengangguran meningkat.
Saat ini, hanya beberapa saja yang dapat bertahan selama masa pandemi. Salah satunya adalah PT. SLJ yang kini bermitra dengan PT Tirta Mahakam.
Perlu di ketahui, sejak 2020 silam partner kerjasama PT SLJ, terpaksa harus merumahkan dua ribu lebih karyawannya. Hal tersebut merupakan akibat dari masa pandemi yang terus berkelanjutan.
Di tahun ini, pihak manajemen PT SLJ ataupun PT Tirta Mahakam melakukan kolaborasi untuk kembali menghidupkan industri kayu lapis di Kota berjuluk ‘tepian’ ini.
Andi Harun, selaku orang nomor satu di Samarinda, merespon hal kerjasama dua perusahaan tersebut dengan penuh dukungan. Hal tersebut di sampaikannya saat di wawancarai awak media.
Ia mengatakan jika kerjasama antara kedua perusahaan tersebut, akan membantu meningkatkan daya ekonomi di Kota Samarinda.
Di tahun 2022 ini, pihak manajemen baik PT SLJ maupun PT Tirta Mahakam kembali ingin menghidupkan industri kayu lapis di Kota Samarinda, salah satunya industri poolywood yang ada di Bukuan.
“Pertama menyambut baik dan senang atas kegiatan atau rencana operasi kembali PT SLJ dan mitranya, yang kemudian akan memiliki dampak langsung maupun tidak terhadap perekonomi di Samarinda,” ujar Andi Harun kepada awak media.
Dengan rencana tersebut, Pemkot Samarinda akan berjanji untuk mempermudah serta memfasilitasi segala hal yang di butuhkan.
Hal tersebut tentu dengan permintaan. Andi Harun mengatakan, meminta kepada pihak manajemen perusahaan untuk memberi lapangan kerja pada putra-putri Samarinda untuk mendapatkan pekerjaan nantinya dari kerjasama dua perusahaan tersebut.
“Karena diperkirakan dibutuhkan tenaga kerja kurang lebih seribu enam ratusan orang,” katanya.
Selain itu, ia juga membaca peluang dengan Perumda Varia Niaga yang dapat di kembangkan. Menurutnya, secara profesional bisa melakukan kerjasama dalam industri yang akan di operasikan kembali.
“Mudah-mudahan ada yang bisa dikerjasamakan dengan Perumdam yang dikerjakan secara bisnis to bisnis dan juga bisa berdampak terhadap kinerja Perumdam itu sendiri,” harapnya.
Di sisi lain, Kepala Humas Resource Development(HRD) PT SLJ setuju dengan permintaan Walikota Samarinda tersebut. Ia mengatakan, penerapan tenaga kerja nantinya akan lebih dulu di bekali dengan pelatihan-pelatihan khusus melalui Balai Latihan Kerja(BLK).
“Harapan pak walikota swasta dengan pemda bersinergi di dalam masalah ketenagakerjaan, dan kita sepakat dengan itu” ucapnya.
Pelatihan tersebut dirasa perlu untuk di lakukan secara maksimal. Agar kemampuan tenaga kerja itu sendiri dapat meningkat secara teknis maupun non teknis.
“Saya kira kalau itu berjalan, itu sangat bagus. Jadi kita gak perlu cari orang untuk melatih tapi kita langsung pakai aja.” tutupnya.
Penulis : abi/zul.























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117092
Who's Online : 1