Infobenua.id, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani bersama 4 Legislator Komisi III lainnya usai kunjungan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis, 18 November 2021 lalu menyatakan, Samarinda perlu belajar dengan daerah-daerah lain khusus penataan ruas jalan hingga pengelolaan drainase.
Dijelaskan Angkasa, pihaknya mendapat banyak pelajaran dari
kunjungan di Kabupaten Lombok tersebut. Jika dibandingkan dengan Samarinda masih kalah jauh, seperti kontruksi bangunan DPRD di sana.
Tak hanya itu saja, untuk skala Kabupaten saja, Angkasa melihat ruas jalan dan penataan drainase di daerah Kabupaten Lombok jauh lebih baik ketimbang Samarinda yang notabenenya Ibu Kota Kalimantan Timur (Kaltim).
“Padahal di sana itu hanya kabupaten,” papar Angkasa di DPRD Samarinda, Rabu (24/11/2021).
Lebih Lanjut Angkasa, kunjungan tersebut, pihaknya bersama DPRD Kabupaten Lombok Tengah di daerah Praya tengah membangun hubungan kerja sama antar dua lembaga guna sharing mengenai permasalahan masing-masing daerah.
Usai pertemuan yang berlangsung selama dua hari yakni Kamis (18/11) hingga Sabtu (20/11) tersebut, dirinya menyempatkan menyaksikan momen ajang balap internasional WordSBK Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Politisi PDI tersebut mengaku menyaksikan ajang tersebut bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranomo, di baris terdepan pada Sabtu, (20/11) sore.
“Kami sempat diguyur hujan lalu kemudian akhirnya bubar. Pulang hujan-hujanan. Makanya lomba dilanjutkan pada Minggu, 21 November 2021,” cerita Angkasa.
Kabupaten Lombok Tengah memiliki tata ruang yang bagus. Bagaimana tidak, sekelas Kabupaten, namun sukses melaksanakan ajang internasional tanpa ada kendala khususnya pengelolaan parkir.
Untuk menghindari amburadul parkir di area Sirkuit Mandalika, pihaknya menyediakan parkir 2 kilometer diluar sirkuit.
“Masuknya menggunakan bus, dan pengunjung itu menunggu di halte. Ada sekira 2 kilometer baru sampai di sirkuit Mandalika. Termasuk pak Ganjar juga naik bis itu,” imbuhnya.
Sehingga demikian, pihaknya mengaku, akan terus bersinergi dan mendorong pembangunan Kota Samarinda hingga menuju Kota Pusat Peradaban, hingga Kota Smart City.
Sebut Saja seperti pembangunan yang sedang digenjot oleh Walikota Samarinda, Andi Harun, yaitu terowongan bawah tanah hingga kereta api, skytrain, atau monorel menuju Bandara APT Pranoto Samarinda.
Pihaknya berharap, pembangunan yang sedang diupayakan tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
“Karena Samarinda ini Kota jasa. Artinya, perhotelan dan sebagainya itu juga perlu dikembangkan lagi,” tutupnya.
Penulis : syaef
Editor. :Ka






















Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 32082
Total views : 129355
Who's Online : 1